Netral English Netral Mandarin
banner paskah
03:20wib
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyetujui penggunaan izin darurat (emergency use authorization/EUA) vaksin Covid-19 Sinopharm dengan efikasi 78,1 persen. Satgas Penanganan Covid-19 menyatakan bahwa mudik Lebaran 2021, baik itu jarak jauh maupun jarak dekat, tetap ditiadakan.
Melongok Gerakan Bereh Bangunan Berarsitektur Belanda di Banda Aceh

Rabu, 28-April-2021 21:50

Sekretaris Daerah Aceh, dr. Taqwallah, M.Kes, meninjau penerapan program BEREH di Rumah Budaya Banda Aceh,
Foto : Antara
Sekretaris Daerah Aceh, dr. Taqwallah, M.Kes, meninjau penerapan program BEREH di Rumah Budaya Banda Aceh,
11

BANDA ACEH, NETRALNEWS.COM - Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Taqwallah menyatakan Pemerintah Aceh akan menerapkan Gerakan Bersih, Rapi, Elok dan Hijau (BEREH) di Rumah Budaya Banda Aceh.

“Ada beberapa pembenahan yang harus kita lakukan agar bangunan ini terlihat lebih indah dan sesuai dengan semangat Gerakan BEREH,” katanya di Banda Aceh, Rabu.

Pernyataan itu disampaikannya di sela-sela meninjau Rumah Budaya Banda Aceh.

Ia menjelaskan Rumah Budaya tersebut berdiri di atas lahan seluas 2.399 meter persegi di Jalan Daud Beureueh, kawasan Simpang Lima, Kota Banda Aceh.

Bangunan dengan arsitektur kolonial Belanda ini adalah rumah bekas Residen Kutaraja atau rumah jabatan setingkat bupati atau wali kota yang dibeli Pemerintah Aceh melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh Pada tahun 2009.

Bangunan tersebut sempat dikelola oleh Pemerintah Kota Banda Aceh melalui Disbudpar Kota Banda Aceh. Pemko menjadikan bangunan ini sebagai Rumah Budaya Kota Banda Aceh atau Museum Kota Banda Aceh, yang berisi berbagai pernak-pernik khas Rumoh Aceh, serta memajang photo-photo yang menggambarkan situasi Kota Banda Aceh kini dan lampau.

Sejak Maret lalu, pengelolaan gedung ini telah diserahkan kembali kepada Pemerintah Aceh.

Karena itu, sesuai dengan instruksi Gubernur Aceh Nova Iriansyah, terkait penerapan Gerakan Bersih, Rapi, Elok dan Hijau atau disingkat Gerakan BEREH, pada setiap kantor dan instansi di jajaran Pemerintah Aceh, dirinya berkunjung untuk melihat langkah pembenahan apa saja yang dibutuhkan agar bangunan ini terlihat indah dan BEREH.

Ia mengatakan karena akan ada pembenahan maka berbagai aset Pemko Banda Aceh yang berada di Rumoh Aceh akan segera diserahkan kepada Pemko.

“Segala benda yang ada di Rumah Aceh ini merupakan aset Pemko Banda Aceh yang memiliki nilai sejarah. Kita akan memindahkan aset ini dengan baik dan hati-hati,” kata Sekda.

Kepala Biro Umum Setda Aceh Akmil Husen menjelaskan, Pemerintah Aceh akan membenahi Rumah Budaya ini agar jadi lebih indah dan sesuai dengan semangat Gerakan BEREH yang digaungkan oleh Gubernur Aceh.

“Akan kita benahi agar lebih Bereh, sesuai perintah Pak Gubernur dan Pak Sekda. Rumah Budaya ini akan menjadi salah satu lokasi yang akan dikunjungi oleh Pak Sandiaga Uno selaku Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, yang rencananya akan melakukan kunjungan kerja ke Aceh beberapa waktu ke depan,” demikian Akmil dinukil Antara.

Reporter : Antara
Editor : Taat Ujianto