Netral English Netral Mandarin
12:34wib
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan informasi tentang peringatan dini cuaca ekstrem di sejumlah wilayah Indonesia untuk Minggu 1 Agustus 2021. Seluruh gerai Giant di Indonesia resmi tidak lagi beroperasi di Indonesia mulai hari ini, Minggu (1/8/2021).
Mengenal Lebih Dekat Sosok Neta S Pane

Rabu, 16-Juni-2021 15:00

Neta S Pane
Foto : Istimewa
Neta S Pane
16

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW), Neta S Pane meninggal dunia di Rumah Sakit Mitra Keluarga, Bekasi Barat, pukul 10.30 WIB, Rabu (13/6/2021).

Kabar meninggalnya pengamat kepolisian itu dibenarkan salah seorang putra almarhum bernama Fajar.  

"Iya benar, meninggal dunia pukul 10.30 WIB," kata Fajar saat dihubungi wartawan, Rabu (16/6/2021).

Hal yang sama juga disampaikan Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Strategi Kepolisian Indonesia, Edi Hasibuan.

"Iya benar, kita sampaikan turut berduka cita sedalam-dalamnya. Kita kehilangan pengamat kepolisian yang kritis dan banyak memberi masukan dalam memajukan Polri yang semakin baik," tuturnya.  

Profil Singkat Neta S Pane

Berdasar informasi yang dihimpun dari berbagai sumber, Neta sempat jadi wartawan Surat Kabar Harian (SKH) Merdeka di Jakarta 1984. Di media yang sama, Neta juga naik jabatan menjadi Redaktur Pelaksana (Redpel) pada 1991.

Dua tahun setelahnya, yakni 1993, Neta pindah ke Harian Terbit sebagai Redpel. Lalu pada 2002-2004, Neta S Pane juga pernag menjabat sebagai Wakil Pemimpin Rekdaksi Surat Kabar Jakarta, sebelum akhirnya menjadi Ketua Presidium IPW pada 2004 hingga akhir hayatnya.

Melalui IPW, Neta S Pane yang merupakan putra pasangan Tapi Rumondang Siregar dan Endar Pane itu kerap kritis pada sejumlah kasus kepolisian. Seperti kasus rekening gendut sejumlah pejabat kepolisian, para perwira Polri yang diduga menerima suap dari Gayus Tambunan.

Selain berkarir menjadi aktivis di IPW, Neta juga produktif dalam menulis seperti buku, karya ilmah, dan sastra. Neta S Pane juga menjadi dosen tidak tetap di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Universitas Muhammadiyah, dan sejumlah kampus lainnya.

Reporter : Wahyu Praditya P
Editor : Sulha Handayani