Netral English Netral Mandarin
05:02 wib
Kementerian Kesehatan menegaskan, hampir tak mungkin seseorang yang divaksin Sinovac terinfeksi virus corona karena vaksin. Sebab, vaksin tersebut berisi virus mati. Indonesia menempatkan tiga wakilnya pada babak perempat final Toyota Thailand Open 2021 yang akan berlangsung di Impact Arena, Bangkok, Jumat (22/1).
Menkes Jabarkan Persiapan Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 di Seluruh Tanah Air

Selasa, 24-November-2020 00:00

Menkes Terawan Agus Putranto Simulasi Vaksinasi Covid-19
Foto : Kementerian Kesehatan
Menkes Terawan Agus Putranto Simulasi Vaksinasi Covid-19
12

BOGOR, NETRALNEWS.COM - Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto menjabarkan persiapan pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 di seluruh Tanah Air.

Menkes katakan, pemerintah melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah melakukan distribusi logistik yang dibutuhkan seperti ADS, safety box, dan alcohol swab. Kemenkes juga telah melaksanakan sosialisasi ke seluruh provinsi sekaligus pelatihan vaksinator, penyediaan cold chain, logistik pendukung lainnya.

Pernyataan itu disampaikan Menkes Terawan saat mendampingi Presiden Joko Widodo (Jokowi) simulasi vaksin Covid-19 di sejumlah daerah, salah satunya Kota Bogor. Kesiapan pelaksanaan simulasi vaksinasi ditinjau secara langsung oleh Presiden Jokowi di Puskesmas Tanah Sereal, Kota Bogor, Jawa Barat, Rabu (18/11/2020).



Lebih lanjut Menkes jelaskan, pihaknya telah dilakukan sosialisasi rencana anggaran pelaksanaan vaksinasi 2020-2022. Dilakukan juga upaya pelibatan stakeholder terkait seperti Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) untuk penguatan vaksinasi serta TNI dan Polri untuk memudahkan sistem pengawasan dan pengamanan pelaksanaan pelayanan vaksinasi Covid-19.

Menurut Menkes, simulasi vaksinasi dilakukan secara terbuka agar masyarakat memahami bagaimana alur vaksin. Selain itu masyarakat tahu bagaimana proses penyuntikan vaksin sehingga masyarakat akan memahami lebih jelas, dan pemerintah daerah dapat melakukan vaksinasi dengan standard yang sesuai.

“Pemberian vaksinasi Ini menjadi sorotan dunia, apa yang kita lakukan adalah faktanya seperti itu. Kita menyiapkan diri, dan terus menerus berlatih sehingga saat nanti vaksin itu ada, kita tinggal melaksanakan supaya tidak gagap” tambah Menkes.

Untuk memastikan vaksin yang akan digunakan nanti, Kementerian Kesehatan sudah berkoordinasi lebih lanjut. Kemenkes berkoordinasi dengan segala elemen, baik dengan wakil rakyat, dengan pemerintah daerah. 

"Dan kita juga terus berkonsultasi dengan WHO apa vaksin yang paling rasional untuk dibeli” tegas Menkes.

Simulasi pelaksanaan vaksin di Puskesmas Tanah Sereal menyasar sebanyak 60 sampai 70 peserta di wilayah terkait dengan rentang usia 18-59 tahun tanpa komorbid. Pendataan peserta dilakukan melalui aplikasi Peduli Lindungi dan PCare untuk proses skrining komorbid serta sistem pelaporan.

Para peserta juga harus dipastikan dalam keadaan sehat, tidak demam, batuk atau sakit tenggorokan ketika datang dan bagi wanita tidak sedang hamil ataupun menyusui.

 

Selama proses vaksinasi, para peserta diminta untuk disiplin terapkan protokol kesehatan dengan 3M. Diantaranya Memakasi masker; Menjaga jarak; Mencuci tangan.

Sebelumnya Presiden Jokowi menjelaskan bahwa semua vaksin yang nantinya akan digunakan dalam program vaksinasi Covid-19 merupakan vaksin yang terdaftar dan disetujui oleh WHO. 

Kriteria lain yang diharapkan dari vaksin ialah bahwa kemanfaatan dari vaksin Covid-19 tersebut haruslah maksimal.

Setelah vaksin-vaksin dimaksud masuk ke Indonesia, masih terdapat sejumlah tahapan yang harus ditempuh untuk memastikan keamanan dari penggunaan vaksin itu.

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) sebagai lembaga pengawas juga akan terlebih dahulu melakukan uji dan verifikasi standar untuk dapat mengeluarkan Emergency Use Authorization (EUA) terhadap vaksin tersebut. 

Reporter : Martina
Editor : widi