Netral English Netral Mandarin
22:48 wib
Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto menggugat pemerintah Indonesia membayar ganti rugi sebesar Rp56 miliar terkait penggusuran dalam proyek pembangunan Tol Depok-Antasari di Jakarta Selatan. Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono mengonfirmasi bahwa Kabareskrim Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo akan dilantik Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) jadi Kapolri pada Rabu (27/1).
Menko Luhut Sebut Pembangunan Infrastruktur Demi Rakyat Indonesia

Selasa, 29-December-2020 13:50

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan.
Foto : Istimewa
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan.
10

JAKARTA, NETRALNEWS.COM -  Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan upaya pemerintah gencar melakukan pembangunan infrastruktur semata dilakukan demi rakyat.

"Pemerintah akan terus berupaya mewujudkan pembangunan infrastruktur untuk masyarakat. Kembali, Presiden juga mengingatkan kita melakukan semua ini demi Indonesia, dan demi rakyat, dan demi UMKM yang ada di Indonesia," kata Luhut dalam webinar bertajuk "Komitmen Negara Membangun Infrastruktur Konektivitas di Tengah Pandemi Covid-19", Selasa.

Ia juga mengungkapkan upaya yang dilakukan pemerintah bukanlah pekerjaan mudah. Ia pun menilai banyak pihak yang mudah mengkritik pemerintah soal hal itu, padahal pelaksanaannya tidak semudah yang mereka sebut.



"Saya berharap masyarakat dapat turut mendukung program pembangunan infrastruktur demi Indonesia maju. Mari kita juga melihat apa yang bisa kita lakukan bersama untuk membuat Indonesia lebih efisien ke depan. Melakukan pekerjaan ini tidak mudah, mari bangun persatuan dan kesatuan, berbicara kepentingan yang sama, jangan terlalu berbicara overdosis yang bisa menimbulkan pertikaian sesama kita. Kita fokus dalam kondisi pandemi Covid-19 sekarang ini," katanya.

Luhut menuturkan upaya pemerintah untuk terus menurunkan biaya logistik diharapkan dapat mendorong daya saing investasi di dalam negeri. Jika investasi meningkat sejalan dengan pembangunan infrastruktur, maka jumlah lapangan pekerjaan diharapkan juga bisa ikut meningkat.

Upaya menurunkan biaya logistik juga dilakukan dengan menerapkan digitalisasi sistem pengelolaan pelabuhan dan penyebrangan. Menurut dia, ujung-ujungnya adalah bagaimana efisiensi bisa dilakukan di semua sisi untuk menekan biaya logistik.

Plt Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Transportasi Kemenko Maritim dan Investasi Ayodhia GL Kalake menanggapi banyaknya kritik soal pembangunan infrastruktur yang gencar dilakukan pemerintah dalam beberapa tahun terakhir.

Ia mengatakan pembangunan infrastruktur bukanlah proyek semudah membalik telapak tangan. Dampaknya pun tidak serta merta langsung terlihat. Namun, manfaatnya bisa secara jelas dirasakan masyarakat.

"Tolong tanya ke masyarakat yang memang menggunakannya. Misal penyebrangan Jawa-Sumatera lebih lancar. ASDP tepakan pemesanan tiket online sehingga kita tidak lagi lihat antrean berapa kilometer, begitu juga jalan tol untuk kelancaran arus lalu lintas tidak hanya orang tapi juga barang," katanya.

Reporter : Nazaruli
Editor : Nazaruli