Netral English Netral Mandarin
15:09 wib
Sejumlah ahli mengkritik penerapan alat deteksi Covid-19 GeNose karena masih tahap ekperimental. Belum bisa dipakai dalam pelayanan publik khususnya screening Covid-19. Polri menegaskan akan menindaklanjuti kasus rasisme yang dialami mantan komisioner Komnas HAM, Natalius Pigai. Diketahui, Pigai menjadi korban rasis yang dilakukan Ambroncius Nababan.
Menko PMK dan Menkes Beri Bantuan dan Resmikan Gedung Isolasi di Gombong

Rabu, 04-November-2020 09:22

Istimewa
Foto : Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan
Istimewa
12

GOMBONG, NETRALNEWS.COM - Telah diresmikan Gedung Isolasi Covid-19 Terpadu Al Mu'min, Instalasi Radioterapi dan Kemoterapi Terpadu, serta Instalasi Hemodialisa Terpadu 70 Unit di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Gombong, Kebumen, Jawa Tengah.

Fasilitas diresmikan oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhajir Effendy, didampingi Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto, dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Peresmian gedung isolasi ini merupakan salah satu upaya untuk mempercepat penanganan terhadap pasien Covid-19 di Kabupaten Kebumen, sekaligus juga sebagai komitmen pemerintah untuk terus meningkatkan fasilitas pelayanan kesehatan dalam penanganan Covid-19. 

Baca Juga :


Saat ini jumlah kasus terkonfirmasi positif di Kabupaten Kebumen tercatat 1.351 orang, dengan total kesembuhan 1.074 orang dan meninggal 40 orang. Total yang harus dirawat 132 orang, termasuk pasien terkonfirmasi positif, suspect dan probable.

RS PKU Muhammadiyah Gombong saat ini memiliki kapasitas 9 tempat tidur ruang ICU, 45 tempat tidur di lantai satu dan 45 tempat tidur di lantai dua, yang dilengkapi dengan tekanan negatif, hepafilter dan magnehelic.

Menko PMK dan Menkes memberikan apresiasi kepada pengelola PKU Muhammadiyah atas tersedianya gedung isolasi Covid-19 terpadu

"Apresiasi yang tinggi kepada pengelola PKU Muhammadiyah Gombong, atas peran serta menghadirkan unit layanan kesehatan rujukan yang berkualitas serta memiliki komitmen bahwa layanan ini ditujukan untuk semua lapisan masyarakat" terang Muhajir, Selasa (3/11/2020).

Menkes juga berharap RS PKU Muhammadiyah dapat terus meningkatkan mutu pelayanan kesehatan dengan menerapkan pilar utama keselamatan pasien.

"Semoga RS PKU Muhammadiyah bisa menjadi rujukan Covid-19 dengan kualitas pelayanan optimal serta apa yang telah dibangun ini dapat dipergunakan sebagaimana mestinya secara maksimal" pungkas Menkes Terawan.

Selain meresmikan gedung isolasi, Menko PMK dan Menkes turut memberikan bantuan kepada RS PKU Muhammadiyah Gombong  dan pemerintah daerah Kabupaten Kebumen.

Batuan kepada RS berupa 1 Unit Ventilator (IPB), 1 Unit Ventilator ICU, APD Lengkap 500 pcs, Masker Medis 1.000 pcs, Masker N95 sebanyak 5.000 pcs dan Masker KF 94 sebanyak 10.000 pcs diberikan secara langsung oleh Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto kepada Direktur RS PKU Muhammadiyah Gombong yang disaksikan oleh Menko PMK dan Gubernur Jawa Tengah.

Bantuan lainnya diberikan untuk pemerintah daerah Kabupaten Kebumen yang diterima langsung oleh Bupati Kebumen KH. Yazid Mahfudz berupa 4 Unit Ventilator ICU, 9 Box APD (324 pcs), Masker N95 sebanyak 5.000 pcs dan Masker KF 94 sebanyak 10.000 pcs.

Reporter : Martina
Editor : sagi