Netral English Netral Mandarin
06:46wib
Sebanyak 1.296 sekolah menjadi klaster Covid-19 di saat pembelajaran tatap muka (PTM) diduga akibat penularan. Sejumlah sumber di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membenarkan bahwa Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin sudah ditetapkan sebagai tersangka
Menkominfo Dan Sandiaga Uno Kompak Pertanyakan Game Fortnite Diduga Hancurkan Objek Mirip Kabah

Senin, 05-Juli-2021 20:30

Ilustrasi Game Fortnite
Foto : Istimewa
Ilustrasi Game Fortnite
13

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menpaerekraf), Sandiaga Salahuddin Uno dan Menteri Komunikasi dan Informatka (Menkominfo) Johnny G. Plate ikut mengomentari heboh game Fortnite diduga memiliki mode untuk menghancurkan objek diduga mirip kabah.

Sandiaga sepakat dengan fatwa yang diterbitkan Pusat Fatwa Elektronik Universitas Al Azhar Kairo, yakni larangan bagi umat muslim untuk tidak memainkan game Fortnite.

"Lima kali sehari minimal kita menghadap Kabah, dari mana pun kita di dunia untuk menunaikan salat wajib atau salat sunnah. Dan di game ini saya diberitahu bahwa ada Ikon yang dinilai mirip Kabah yang harus dihancurkan untuk mendapatkan senjata baru dan naik ke level berikutnya," ungkap Sandiaga Uno dalam keterangan resmi (5/7/2021).

Senada, Johnnya mengatakan pihak Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) tengah menggaet pihak kepolisian terkait heboh game Fortnite. Sementara, Sandi menyatakan akan memblokir game tersebut.

"Sebagai tindak lanjut beredarnya konten tersebut, Kementerian Kominfo sedang berkoordinasi kepada Kepolisian Republik Indonesia untuk menelusuri dan menindak pelaku yang mengkreasi konten tersebut," jelas Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny Plate dalam tertulis dalam pernyataan tertulis, Jakarta, Senin (5/7/2021).

Selain itu kata dia pihak Fortnite telah melakukan klarifikasi bahwa elemen (mirip Kabah) yang termuat dalam video tersebut merupakan user generated content (UGC) yang dibuat oleh pengguna dalam bentuk Creativity Mode.

"Kementerian Kominfo terus mendalami dan menelusuri konten terkait dan akan melakukan penindakan secara tegas sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku jika ditemukan pelanggaran di ruang digital," tandasnya 

Reporter : PD Djuarno
Editor : Irawan HP