Netral English Netral Mandarin
22:23wib
Sekretaris Jenderal Majelis Pimpinan Nasional Pemuda Pancasila (PP) Arif Rahman mengatakan pihaknya tidak pernah didatangi oleh Kapolda atau Kapolres yang baru dilantik di daerah. Baca artikel CNN In Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan-Ahmad Riza Patria memastikan tidak akan menghadiri kegiatan Reuni 212.
Menolak Syariat Dituding Mengingkari Islam, Ade: Lho, RI Menolak Menerapkan Syariah, masak RI Mengingkari Islam?

Kamis, 28-Oktober-2021 08:23

Imam Shamsi Ali
Foto : YouTube Refly Harun
Imam Shamsi Ali
12

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Ade Armando menanggapi pernyataan Imam Shamsi Ali yang menuding Ade Armando telah mengingkari Islam karena menolak pemberlakuan syariat Islam.

“Imam Shamsi Ali bilang saya mengingkari Islam karena saya menolak menerapkan Syariah,” kata Ade Armadno melalui akun FB-nya, Kamis 28 Oktober 2021.

“Lho, Indonesia kan menolak menerapkan syariah, masak karena itu Indonesia mengingkari Islam?” imbuhnya.

Sebelumnya, Imam Islamic Center of New York, Muhammad Shamsi Ali menanggapi soal pernyataan pakar komunikasi, Ade Armando yang mengaku beragama Islam tapi tak percaya bahwa Umat Islam harus menjalankan syariat Islam. 

Imam Shamsi Ali melontarkan sindiran keras dan meminta Ade Armando untuk menggunakan otak saat berbicara. 

Direktur Jamaica Muslim Center ini menegaslan bahwa berislam tanpa bersyariat sama saja dengan tidak berislam.  

“Ketika anda mengingkari syariat anda ingkari Islam,” katanya melalui akun Twitter @ShamsiAli2 pada Rabu, 27 Oktober 2051. 

Imam Shamsi Ali lalu mencontohkan beberapa hal yang merupakan syariat Islam, mulai dari syahadat hingga tidak berzinah. 

“Anda Syahadat itu Syariah, anda sholat itu Syariah, anda Puasa, Haji, makan halal, tidk makan haram itu Syariah, nikah itu Syariah, tdk zinah itu Syariah,” katanya. 

“Bicara Pakai otaklah!” tambah Presiden Nusantara Foundation itu. 

Ia lantas menyinggung soal alasan mengapa tujuh kata dalam sila pertama, yakni “kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya” dulu dihapuskan. 

Menurut Imam Shamsi Ali, pendiri bangsa menghapus tujuh kata tersebut karena Pancasila adalah milik semua warga negara, baik Muslim maupun non-Muslim.  

“Tapi ketika sudah bicara Islam, itu hanya untuk orang Islam. Di sini Syariah menjadi keharusan. Karena semua yang dilakukan dalam agama Syariah,” tegasnya. 

Oleh sebab itu, lanjut Imam Shamsi Ali, berislam melalui “menjalankan Syariah” bagi Umat Islam itu adalah rincian dari Sila pertama, khusus bagi Umat Islam. 

“Pemahaman Ini bukan bagian atau pasal dari Pancasila. Tapi penafsiran warga negara Indonesia yang Muslim tentang Pancasila berdasarkan ajaran agamanya,” jelas Imam Shamsi Ali. 

Sebelumnya, Ade Armando mengatakan bahwa ia beragama Islam, tapi tidak percaya bahwa umat Islam harus menjalankan syariat Islam. 

Ia menyatakan itu dalam video berjudul “Mengapa Saya Tidak Percaya pada Syariah” yang tayang di Cokro TV pada Senin, 25 Oktober 2021. 

“Saya beragama islam, tapi saya tidak percaya bahwa umat Islam harus menjalankan syariat Islam,” tegas Ade Armando.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Sesmawati

Berita Terkait

Berita Rekomendasi