Netral English Netral Mandarin
23:34wib
Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo mewacanakan mengganti maskapai BUMN PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk dengan Pelita Air milik PT Pertamina (Persero). Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) akan menggelar unjuk rasa mengevaluasi 2 tahun kinerja Jokowi-Ma'ruf bersama Gerakan Buruh Bersama Rakyat (Gebrak), Kamis (28/10).
Menparekraf All Out Dukung 3 Juta Vaksinasi, Pariwisata Segera Pulih, Ekonomi Bergerak, dan Lapangan Kerja Kembali Tercipta

Sabtu, 17-Juli-2021 23:30

MenpareKraf Sandiaga
Foto : Kemenparekraf.
MenpareKraf Sandiaga
45

JAKARTA, NETRALNEWS.COM -Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno melakukan kick off sentra vaksinasi di 6 Perguruan Tinggi Negeri Pariwisata (PTNP) dan 3 Badan Otorita (BO), sebagai upaya mendukung program Presiden Joko Widodo untuk meningkatkan target vaksinasi sebesar tiga juta orang per hari pada Oktober 2021 mendatang.

Ke-6 Perguruan Tinggi Negeri Pariwisata yakni STP Bandung, STP Bali, Poltekpar Medan, Poltekpar Palembang, Poltekpar Lombok, dan Poltekpar Makassar serta 3 Badan Otorita yakni Badan Otorita Danau Toba, Badan Otorita Borobudur, dan Badan Otorita Labuan Bajo.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno saat meninjau Sentra Vaksinasi di DOM Sekolah Tinggi Pariwisata NHI Bandung, Jawa Barat, Sabtu (17/7/2021) menjelaskan, hingga saat ini masyarakat di sektor parekraf yang sudah divaksin masih di bawah 5 persen. Sedangkan target yang ingin dicapai adalah 90-95 persen dari 34 juta masyarakat yang menggantungkan hidupnya di sektor Parekraf dapat divaksin.

“Presiden mengarahkan kita untuk memiliki sense of crisis. Oleh karena itu 3 juta target vaksinasi per hari harus dikolaborasikan bersama para stakeholder agar pandemi COVID-19 dapat terkendali, serta membangkitkan ekonomi dan membuka lapangan kerja disektor parekraf. Untuk itu saat ini kami menjadikan kampus di 6 PTN Pariwisata dan 3 kantor Badan otoritas sebagai sentra vaksinasi,” katanya.

Menparekraf Sandiaga juga memaparkan, Kemenparekraf/Baparekraf terus mendorong percepatan program vaksinasi dalam upaya pemulihan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Indonesia.

Sejak bulan Februari 2021 Kemenparekraf/Baparekraf telah memfasilitasi vaksinasi kepada lebih dari 32.641 orang melalui Fasilitasi Sentra Vaksin yang ditujukan bagi masyarakat umum maupun pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif bekerjasama dengan Kementerian Kesehatan, Pemerintah Provinsi maupun Kab/Kota, Grab Indonesia, Traveloka, Homecare24, Alodokter, Loket serta Tiket.com yang dilaksanakan di Bali, Jakarta, Jogjakarta, Batam, dan Bintan.

Di awal semester ke-2 hingga akhir tahun 2021 ini, Kemenprekraf/Baparekraf akan terus mendorong adanya sentra vaksin baru. Pada akhir bulan Juli ini, Kemenparekraf juga memfasilitasi sentra vaksinasi bertempat di SESKOAU Lembang bekerja sama dengan Danone Indonesia serta Homecare24 serta di MNC Kebon Sirih dan MNC Kebon Jeruk, bekerja sama dengan PT. MNC, Doktora dan Traveloka.

“Sehingga di akhir bulan Agustus ini Kemenparekraf/Baparekraf bersama-sama dengan 6 PTN Pariwisata dan 3 Badan Otorita dapat melakukan vaksinasi kepada 38.276 pelaku parekraf dan masyarakat umum. Diharapkan program ini dapat dilaksanakan terus menerus setiap bulan hingga akhir tahun 2021 sebagai upaya mendukung target vaksinasi pemerintah pusat demi tercapainya herd immunity,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu Menparekraf Sandiaga juga menjelaskan tentang  Bantuan Pemerintah Untuk Usaha Pariwisata sebagai upaya meningkatkan ketahanan 34 juta masyarakat sektor parekraf menghadapi pandemi yang akan dipercepat prosesnya.

“Kita mencanangkan kuartal ketiga (tahun) ini, namun karena PPKM, kita akan percepat, termasuk proses validasi dari pemerintah daerah. Terdapat Rp2,4 triliun dana yang sudah disahkan Kementerian Keuangan, harapannya ini bisa tereksekusi. Agar PPKM ini bisa kita akhiri dan beraktivitas seperti semula lagi serta membuka lapangan kerja seluas-luasnya,” katanya.

 

Reporter : PD Djuarno
Editor : Sulha Handayani