Netral English Netral Mandarin
03:24wib
LSI Denny JA menilai, PDI Perjuangan berpotensi akan mengalami kekalahan jika mengusung Ketua DPR Puan Maharani sebagai calon presiden pada Pemilihan Presiden 2024 mendatang. Profesi Perhimpunan Ahli Epidemiologi Indonesia menegaskan fasilitas kesehatan di Indonesia bisa tumbang dalam 2-4 minggu jika pengendalian pandemi tidak diperketat.
Mensos Beri Bantuan Korban Longsor di Kabupaten Solok

Rabu, 12-Mei-2021 14:46

Mensos Beli Bantuan Korban Longsor di Kabupaten Solok
Foto : Martina Rosa
Mensos Beli Bantuan Korban Longsor di Kabupaten Solok
18

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Sehari jelang Hari Raya Idul Fitri, Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini terbang pukul 6.30 pagi dari Jakarta menuju Padang.

Sambil menunggu cuaca kondusif, Mensos meninjau Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Regional 1 Sumatera.

Rombongan Mensos ke lokasi bencana di Kabupaten Solok menggunakan helikopter Mabes TNI didampingi Kalaksana BPBD, Erman Rahman; Staf Khusus Menteri, Don Rozano; Direktur PSKBA, Safei Nasutio; Kepala Biro Umum, Wiwiek Widiyanti; serta Kasubag Protokol, Agung Hendrawan. 

Usai dari lokasi bencana tanah longsor di Kabupaten Solok, Mensos menuju lokasi bencana kedua di Kabupaten Tapanuli Selatan dengan menumpangi helikopter.

Sebelumnya, pada Senin (10/5/2021), pukul 7.30 WIB terjadi bencana tanah longsor di Kabupaten Solok Selatan yang menerjang dua Kecamatan, yaitu Sangir Batang Hari dan Kimbahan Nagari Abai.

Berdasarkan data hingga Selasa (11/5/2021) pukul 18.00 WIB terdapat 8 warga tewas, yaitu: 

1. Yasril warga S. Padi; 

2. Buyung warga Bdr alam. 

3. Yuniadi warga Abai sangir; 

4. Ijal warga S Rambutan; 

5. Siat warga S Rambutan; 

6. Pakde warga Dharmasraya;

7. Catno warga Abai. 

8. Ada 1 korban hilang atas nama Siman, warga Sampu masih dalam proses pencarian yang dilakukan tim gabungan, termasuk Tagana dari Kemensos.

Menteri Sosial menyerahkan santuan bagi ahli waris 8 korban tewas yang masing-masing menerima Rp 15 juta, total senilai Rp 120 juta.

Terdapat 9 terdampak luka-luka, yaitu: 

1. Epi warga Padang Air Dingin;  

2. Derri warga Padang Air Dingin; 

3. Tomi warga Timbulun;

4. Sito luka berat  warga S. Rambutan. 

5. Eka warga Bumi Ayu; 

6. Fajrul cidera pinggang warga Liki; 

7. Abit warga Abai Sangir; 

8. Mitro warga Abai;

9. Nova warga Bumi Ayu.

Bagi ke-9 terdampak luka-luka tersebut, masing-masing mendapatkan bantuan Rp 5 juta, total Rp 45 juta, sehingga bantuan Rp 165 juta. 

Adapun kehadiran Mensos ingin memastikan bahwa negara hadir di tengah-tengah masyarakat, sekaligus peduli terhadap korban musibah bencana tanah longsor.

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Wahyu Praditya P