Netral English Netral Mandarin
12:06wib
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan informasi tentang peringatan dini cuaca ekstrem di sejumlah wilayah Indonesia untuk Minggu 1 Agustus 2021. Seluruh gerai Giant di Indonesia resmi tidak lagi beroperasi di Indonesia mulai hari ini, Minggu (1/8/2021).
Mensos Gandeng Pemprov Bengkulu untuk Tangani Masalah Kemiskinan

Selasa, 22-Juni-2021 21:52

Menteri Sosial, Tri Rismaharini
Foto : Kemensos
Menteri Sosial, Tri Rismaharini
4

JAKARTA, NETRALNEWS.COM – Untuk menangani masalah kemiskinan, Kementerian Sosial (Kemensos) tidak bisa bekerja sendirian melainkan perlu menggandeng Pemerintah Daerah (Pemda), salah satunya Provinsi Bengkulu.

“Kami dukung penanganan kemiskinan oleh pemda dan menerima usulan pahlawan dan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) bidang kesejahteraan sosial,” ujar Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini usai menerima audiensi Gubernur Bengkulu di Jakarta, Selasa (22/6/2021).

Turut hadir dalam audiensi tersebut, Anggota Komisi VIII DPR, Mohammad Saleh; Dirjen Rehabilitasi Sosial, serta Dirjen Penanganan Fakir Miskin (PFM).

Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah mengaku, banyak mendapat pencerahan dari Mensos terkait penanganan kemiskinan meliputi perlindungan sosial, pemberdayaan sosial serta pengembangan SDM bidang kesejahteraan sosial.

“Sudah beberapa tahun lalu, kami menawarkan membangun Politeknik Kesejahteraan Sosial (Poltkesos) di Bengkulu untuk regional Sumatera sebagai upaya peningkatan SDM di bidang kesejahteraan sosial,” ujar Rohidin. 

Seiring perkembangan bidang pekerjaan sosial dan kebutuhan SDM profesional untuk layanan kesejahteraan sosial maka kehadiran Poltekesos menjadi penting.

“Perlu sertifikasi profesi dan SDM profesional jadi kebutuhan, tapi semua rencana tentu saja harus disinkronkan dengan program-program Kemensos,” katanya. 

Selain itu, untuk perlindungan sosial melalui Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), serta bantuan sosial lainnya sudah berjalan dengan baik. 

“Secara nasional, alhamdulillah dari sisi distribusi PKH kepada masyarakat paling cepat dengan cakupan layanan yang cukup bagus,” ujar Rohidin. 

Sedangkan, untuk pemberdayaan ekonomi akan diwujudkan dengan pelatihan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) bagi pelaku dari kalangan rumah tangga.

“Kami mendorong hadirnya komunitas UMKM di setiap kelurahan dan desa dengan berbagai produk unggulan yang bisa meningkatkan ekonomi masyarakat miskin,” terangnya. 

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Sulha Handayani