Netral English Netral Mandarin
12:00wib
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres memperingatkan dunia berada di jalur bencana lantaran pemanasan global yang terus berlangsung. Uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) terhadap 11 calon hakim agung usulan Komisi Yudisial (KY) di Komisi III DPR akan digelar pada pekan depan.
Mention Jokowi Soal Kasus Dinar Candy, Rustam: Cukup Dinasihati, Tak Perlu Diproses Hukum

Sabtu, 07-Agustus-2021 21:10

Dinar Candy saat menggelar aksi protes PPKM dengan berbikini di pinggir jalan
Foto : Istimewa
Dinar Candy saat menggelar aksi protes PPKM dengan berbikini di pinggir jalan
15

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Pemerhati sosial politik Rustam Ibrahim ikut mengomentari kasus Disk Jockey (DJ) Dinar Candy yang memprotes perpanjangan penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dengan berbikini di pinggir jalan.

Rustam menyoroti tindakan polisi yang menangkap dan menetapkan Dinar Candy sebagai tersangka kasus pornografi karena aksi berbikini itu.

Menurut Rustam, seharusnya Dinar cukup dinasehati dan tidak perlu diproses hukum.

Lanjutnya, banyak yang lebih mendesak untuk diproses hukum, seperti penebar hoaks soal Covid-19.

Hal tersebut disampaikan Rustam melalui akun Twitter-nya, Jumat (6/8/2021).

Dalam cuitannya, Rustam menyebut (me-mention) akun Twitter Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Divisi Humas Polri.

"Candy Dinar, pekerjaannya DJ, stress & frustrasi karena tidak bisa kerja gara-gara PPKM. Pakai bikini untuk menarik perhatian publik," tulis @RustamIbrahim.

"Saya pikir cukup dinasehati, tidak perlu diproses hukum. Banyak lebih mendesak diproses hukum. Penebar hoax soal Covid-19 misalnya. @DivHumas_Polri @jokowi," cuitnya.

Sebelumnya diberitakan, Dinar Candy melakukan aksi protes terhadap perpanjangan PPKM dengan berbikini di pinggir jalan di kawasan Lebak Bulus, Cilandak, Jakarta Selatan pada Selasa (3/8/2021).

Dalam aksinya, Dinar membawa sebuah papan bertulisan “saya stres karena PPKM diperpanjang".

Video berbikini di tempat umum itudiunggah Dinar di akun Instagram-nya. Dalam unggahan itu, Dinar mengatakan apa yang dilakukannya tidak untuk ditiru.

"Warning

aku lagi cari pelampiasan lagi setres," tulis Dinar Candy dalam unggahan di Instagram miliknya.

Gara-gara aksinya itu, Dinar Candy diamankan Polres Metro Jakarta Selatan pada Rabu (4/8/2021) malam. Setelah menjalani pemeriksaan, Dinar kemudian ditetapkan sebagai tersangka kasus pornografi.

Dinar dijerat Pasal 36 Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi. Pasal itu berisi ancaman hukuman 10 tahun bui atau denda Rp 5 miliar.

Polisi juga memeriksa adik sekaligus asisten Dinar yang merekam aksi Dinar berbikini di tepi jalan. Polisi pun menyita telepon seluler (ponsel) milik Dinar sebagai barang bukti.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Sesmawati