Netral English Netral Mandarin
02:50wib
Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 memutuskan hanya membuka akses enam pintu masuk kedatangan perjalanan internasional untuk WNI. Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 mengatakan ada kemungkinan turis mancanegara bisa kembali mengunjungi Indonesia pada 2022 mendatang.
Meski Kecewa Rizieq Cuma Divonis 4 Tahun, Muannas: Kita Hormati Saja, Ini 3x MRS Dipenjara

Kamis, 24-Juni-2021 14:55

Ketua Umum Cyber Indonesia Muannas Alaidid
Foto : Youtube
Ketua Umum Cyber Indonesia Muannas Alaidid
8

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Ketua Umum Cyber Indonesia Muannas Alaidid mengomentari putusan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur (PN Jaktim) yang menjatuhkan vonis 4 tahun penjara terhadap terdakwa kasus tes swab di RS Ummi Bogor, Habib Rizieq Shihab (HRS).

Muannas mengaku kecewa dengan vonis terhadap HRS yang lebih rendah dari tuntutan jaksa penuntut umum (JPU), yakni 6 tahun penjara. Namun demikian, Muannas tetap menghormati putusan Majelis Hakim PN Jaktim.

"Putusan lebih tinggi dari tuntutan adalah hukuman yang tepat (KPMH)," tulis Muannas di akun Twitternya, muannas_alaidid, Kamis (24/6/2021).

"Mesti mengecewakan putusan kita hormati saja," cuit politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) itu.

Atas vonis tersebut, Muannas pun menyinggung status Rizieq yang tiga kali dipenjara. Menurutnya, eks pentolan FPI itu tidak memberikan contoh yang baik bagi pendukungnya.

"Ini penjara MRS untuk ke 3xnya.Sebagai tokoh agama beliau tidak juga memberikan contoh yang baik bagi pendukung awamnya terlebih di tengah darurat pandemi," ujar @muannas_alaidid.

Sebelumnya, Majelis Hakim PN Jaktim menjatuhkan vonis 4 tahun penjara terhadap Habib Rizieq dalam kasus tes swab Covid-19 di RS Ummi, Bogor Jawa Barat.

Dalam sidang pembacaan vonis di PN Jaktim, Kamis (24/6/2021), hakim menyatakan Rizieq terbukti bersalah menyebarkan berita bohong terkait hasil tes swab dalam kasus RS Ummi hingga menimbulkan keonaran.

"Mengadili, menyatakan Terdakwa Muhammad Rizieq Shihab terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana, turut serta menyebarkan berita bohong dengan sengaja mengakibatkan keonaran di kalangan rakyat sebagaimana dalam dakwaan alternatif primer penuntut umum," kata hakim.

Rizieq dinilai melanggar Pasal 14 ayat (1) UU RI Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

"Menjatuhkan pidana kepada terdakwa dengan pidana penjara selama 4 tahun," demikian vonis yang dibacakan hakim PN Jakarta Timur.

Vonis empat tahun penjara yang dijatuhkan hakim lebih rendah dari tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) dalam perkara tersebut. Jaksa sebelumnya menuntut Rizieq dengan hukuman 6 tahun penjara. 

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Nazaruli