Netral English Netral Mandarin
20:02wib
Tersangka kasus dugaan penistaan agama, Yahya Waloni menyampaikan permintaan maaf kepada publik, khususnya kalangan Nasrani. Para peneliti menemukan sebuah parasit malaria yang kebal obat di Uganda.
Meski Sangat-sangat Berat, PPKM Darurat Tak Bisa Dihindari

Selasa, 20-Juli-2021 23:00

PPKM Darurat
Foto : Istimewa
PPKM Darurat
9

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) membeberkan alasan pemerintah menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang dimulai sejak 3 Juli 2021.

"PPKM Darurat adalah kebijakan yang tidak bisa kita hindari, yang harus diambil pemerintah meskipun itu sangat-sangat berat," kata Presiden dalam konferensi pers virtual, Selasa (20/7/2021) malam.

Jokowi menjelaskan, kebijakan PPKM Darurat dibuat semata-mata untuk menurunkan penularan Covid-19, mengurangi kebutuhan masyarakat untuk pengobatan di rumah sakit, serta  mencegah agar tidak terjadi over kapasitas pasien Covid-19 di rumah sakit.

"Ini dilakukan untuk menurunkan penularan Covid-19 dan mengurangi kebutuhan masyarakat untuk pengobatan di rumah sakit, sehingga tidak membuat lumpuhnya rumah sakit lantaran over kapasitas pasien Covid-19 serta agar pelayanan kesehatan untuk pasien dengan penyakit kritis lainnya tidak terganggu dan terancam nyawanya," ujarnya.

Setelah dua pekan lebih menerapkan PPKM Darurat, lanjut Jokowi, data penambahan kasus Covid-19 dan kepenuhan tempat tidur rumah sakit mengalami penurunan.

"Alhamdulillah kita patut bersyukur setelah dilaksanakan PPKN darurat terlihat dari data penambahan kasus dan kepenuhan bed rumah sakit mengalami penurunan," ungkapnya.

Meski demikian, Presiden juga tidak memungkiri kalau banyak masyarakat yang terdampak dengan adanya PPKM Darurat. Ia mengaku pemerintah mendengar suara masyarakat yang mengeluhkan kebijakan tersebut.

"Kita selalu memantau memahami dinamika di lapangan dan juga mendengar suara-suara masyarakat yang terdampak dari PPKM," ucap mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

Untuk itu, Presiden menyatakan, pemerintah akan melonggarkan PPKM Darurat secara bertahap dimulai pada 26 Juli mendatang, dengan catatan jika kasus Covid-19 mengalami tren penurunan dalam lima hari ke depan.

"Jika tren kasus terus mengalami penurunan maka tanggal 26 Juli 2021 pemerintah akan melakukan pembukaan secara bertahap," jelas Presiden.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Wahyu Praditya P