3
Netral English Netral Mandarin
23:37 wib
Ketua Majelis Tinggi Partai Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengaku merasa bersalah karena pernah memercayai dan memberikan jabatan kepada Moeldoko ketika masih menjadi presiden. Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko mengucapkan terima kasih setelah terpilih sebagai Ketua Umum Partai Demokrat dalam kongres luar biasa (KLB) kubu kontra-Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Heboh Meski Sudah Divaksin, Bupati Sleman Positif Covid-19, Ternyata Netizen Pahami Begini

Jumat, 22-January-2021 08:26

Ilustrasi Heboh Meski Sudah Vaksin, Bupati Sleman Positif Covid-19, Ternyata Netizen Pahami Begini
Foto : Uahoo Berita
Ilustrasi Heboh Meski Sudah Vaksin, Bupati Sleman Positif Covid-19, Ternyata Netizen Pahami Begini
0

SLEMAN, NETRALNEWS.COM - Di sosial media ramai soroti keberadaan Bupati Sleman yang dinayatakn positif Covid-19 meski sudah menjalani vaksinasi Covid-19. Berita tersebut dikomentari banyak netizen di akun FB Mak Lambe Turah Jumat (22/1/21).

Ternyata, banyak netizen yang paham fungsi vaksin dan menganggap antara vaksinasi dengan kasus Bupati Sleman positif Covid-19 bukan sebagai dasar untuk menyalahkan program vaksinasi.

MLT: "Biasa aja ga perlu didramatisir kl soal divaksin ko bisa kena? kita ini kyk ga pernah ngalamin divaksin aje. kl divaksin kan biar ga makin berat resiko kena karna penyakit. ah lagian coronces ko ga ilang2 udah mau Ramadhan (emoticon sedih)."

Bien Bien: "Di vaksin itu spy klu kena tidak parah . Sdh di vaksin jg hrs tetap memakai masker jaga jarak dan rajin cuci tangan."

Dadik Wawanda I Wayan: "Masyarakat banyak sekali yang tidak paham tentang perbedaan TERPAPAR VIRUS dgn TERINFEKSI VIRUS....dan media sering memberitakan orang yg cuman tERPAPAR di beritakan TERINFEKSI.."

Ana Arisanti: "Anaku dulu divaksin cacar...itu juga masih kena cacar.....tp alhamdulilah..walaupun kena anakku baik2 saja....aku pikir vaksin yg lain jg begitu..."

Tabitha Lisa Natalia: "Divaksin itu perlu waktu proses pembentukan kekebalan tubuh. Tidak spontan habis vaksin langsung pasti kebal.Be smart please... lagian vaksin nya juga baru berapa hari & blum jalanin vaksin ke 2 kan?"

Tya Yaya: "Sebelum vaksin cacar disebar diseluruh dunia, cacar memakan banyak korban, banyak yang meninggal karena cacar. Tapi setelah vaksin cacar berhasil disebar diseluruh dunia akhirnya cacar bisa ditangani walaupun yang sudah divaksin tetep kena cacar tapi setidaknya tidak merenggut nyawa dan gejalanyapun nggak separah dulu."

Sebelumnya diberitakan, kabar mengejutkan datang dari Bupati Sleman Sri Purnomo. Dia dinyatakan positif COVID-19 pada Kamis (21/1/2021). Yang menjadi sorotan, Purnomo terpapar COVID-19 meski dirinya sudah disuntik vaksin beberapa waktu lalu.

Mengenai hal ini, dr Tirta memberikan penjelasan melalui akun media sosial Instagram @dr.tirta. dr Tirta mengatakan bahwa vaksin akan efektif setelah pemberian tahap kedua. Kemudian, vaksin juga tidak bertujuan untuk melindungi tubuh dari penularan. Melainkan melindungi diri dari munculnya gejala berat apabila terpapar.

"Vaksin itu efektif stelah 2x pemberian, dan tidak melindungi kita dari penularan, tapi MELINDUNGI DARI MUNCULNYA GEJALA BERAT KALO KENA, apalagi jika baru sskali pemberian, maka ttp patuhi protokol 3M," tulisnya.

Menurut dr Tirta, antibodi akan maksimal jika sudah mendapat dua kali dosis.

"Ini pertanda bahwa vaksin harus ttp dilakukan dengan protokol. Sampe kapan ? Sampe semua vaksinasi slesai. Alhamdulillah, saya masih negatif sampe skrng," tulisnya.Sebelumnya, Bupati Sleman Sri Purnomo terpapar COVID-19. Dia dinyatakan positif pada Kamis (21/1/2021).

Padahal, Purnomo sebelumnya sudah disuntik vaksin. Kabar ini disampaikan langsung oleh Purnomo melalui akun Instagram @sripurnomosp.

"Saya Sri Purnomo, Bupati Sleman, menyampaikan informasi bahwa saya, hari ini Kamis (21/1/2021), dinyatakan positif COVID-19," kata Purnomo.

Pada keterangannya unggahannya, Purnomo menjelaskan kronologis hingga dinyatakan terpapar virus corona. Pada Rabu (20/1/2021), Purnomo menjalani tes swab antigen dan hasilnya dinyatakan positif. Kemudian, Purnomo lanjut menjalani tes swab PCR.

"Dimana hasil yang saya terima pagi ini dinyatakan positif," katanya.

Pada hari ini sekira pukul 13.00 WIB, Purnomo menyambangi rumah sakit untuk melakukan rontgen thorax dan juga CT Scan thorax.

"Alhamdulilah hasilnya bagus dan paru-paru saya bersih. Kondisi kesehatan saya hari ini alhamdulilah 100 persen sehat dan tidak menunjukkan gejala penyakit apapun," katanya.

Meski tidak mengalami sakit, Purnomo mengaku sempat mengalami batuk dan suhu badannya naik hingga 37,6 derajat celsius pada Selasa (19/1/2021) malam.

Saat ini, Purnomo sedang menjalankan isolasi mandiri di rumah dinas. Dia tidak menjalani karantina di rumah sakit karena kondisi badannya tidak menunjukkan gejala apapun.

"Seluruh keluarga saya dan staff di lingkungan rumah dinas yang sering berinteraksi dengan saya, Alhamdulilah kemarin sudah dilakukan swab antigen dan hasilnya negatif semua," katanya.

"Meskipun beberapa waktu lalu saya telah divaksin sebagai pencegahan penyebaran virus COVID-19, saya ingatkan vaksin bukanlah sebuah obat. Vaksin mendorong pembentukan kekebalan spesifik pada penyakit COVID-19 agar terhindar dari tertular maupun kemungkinan sakit berat," sambungnya.

Purnomo mengimbau masyarakat yang disuntik vaksin agar tetap mematuhi protokol kesehatan dengan disiplin. Seperti memakai masker, cuci tangan pakai sabun serta jaga jarak dan hindari kerumunan.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Taat Ujianto