3
Netral English Netral Mandarin
15:36 wib
Timnas Indonesia U-23 akan berhadapan dengan Bali United dalam laga uji coba yang akan berlangsung hari ini. Pemerintah masih menganggap persoalan di tubuh Partai Demokrat yang berujung pada Kongres Luar Biasa (KLB) di Deli Serdang merupakan persoalan internal partai.
Minta Para Pejabat Legowo, Tengku Zul: Alhamdullilah Pak Jokowi Pancen Oye

Selasa, 09-Februari-2021 16:00

Mantan Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Majelis Ulama Indonesia MUI, Tengku Zulkarnain
Foto : Istimewa
Mantan Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Majelis Ulama Indonesia MUI, Tengku Zulkarnain
0

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Mantan Wasekjen MUI Tengku Zulkarnain turut angkat bicara terkait pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Jokowi sempat menegaskan dan mengeluarkan pernyataan agar masyarakat harus aktif mengkritik pemerintah. 

Ustaz Tengku Zulkarnain merasa bersyukur atas pernyataan Orang Nomor Satu di Indonesia tersebut. Tetapi Ustaz Tengku Zulkarnain juga melontarkan beberapa permintaan pada Presiden Jokowi. 

"Alhamdulillah pak @jokowi pancen oye...

Tolong beritahu para pendukung bapak agar jangan memaki, membully, dan menghina para pengkritik," kata Ustaz Tengku Zulkarnain, dikutip dari cuitannya, Selasa (9/2/2021).

Lebih lanjut Tengku Zulkarnain juga meminta Presiden Jokowi untuk memberitahukan para pejabat agar legowo. Harapannya, para pengkritik tidak ketakutan menyampaikan kritik pada pemerintah.

"Para Pejabat juga diberitahukan juga pak, biar legowo.

Sehingga pengkritik tdk ketakutan menyampaikannya, spt ungkapan pak Kwik Kian Gie itu," tegas Tengku Zulkarnain. 

Seperti diketahui, sebelumnya Ekonom Kwik Kian Gie sempat ungkapkan perasaannya. Dia mengaku belum pernah setakut saat ini untuk mengemukakan pendapat yang berbeda, dengan maksud baik memberikan alternatif. 

Mantan Menteri Koordinator Bidang Ekonomi dan Industri Era Presiden Abdurrahman Wahid ini juga membandingkan dengan zaman Presiden Soeharto. Dia mengaku diberikan ruang untuk memberikan kritik pada pemerintah dan tidak ada masalah.

 

"Langsung saja di-buzzer habis2an, masalah pribadi diodal-adil. Zaman Pak Harto saya diberi kolom sangat longgar oleh Kompas. Kritik2 tajam. tidak sekalipun ada masalah," tegas Kwik Kian Gie.

 

 

 

 

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Sesmawati