Netral English Netral Mandarin
03:02wib
Presiden Joko Widodo mengatakan, kondisi dunia saat ini penuh dengan ketidakpastian dan persoalan yang lebih kompleks dibandingkan sebelumnya. Sistem perawatan kesehatan Singapura terancam kewalahan menghadapi lonjakan covid-19.
Miris! Hoax Terbesar 2021, Putri Akidi Kini Dibawa ke RS Jiwa, Mustofa: Elite Narsum Cokro TV Nggak Pernah Diborgol

Selasa, 14-September-2021 11:00

Mustofa Nahrawardaya dan Putri Akidi Tio
Foto : Kolase Netralnews
Mustofa Nahrawardaya dan Putri Akidi Tio
14

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Kabar miris. Putri Akidi Tio yang sebelumnya bikin heboh kini masuk RS Jiwa. 

Menanggapi berita tersebut, Politikus Partai Ummat mempersoalkan elite narasumber Cokro TV di antaranya Denny Siregar dan Ade Armando malah tak pernah minta maaf dan dipolisikan. 

“Gak tanggung tanggung. Tiga Elit Narsum TV Cokro ini, secara meyakinkan mencoba tampil elegan. Menyampaikan kabar hoax terbesar 2021,” kata Mustofa Nahrawardaya, Selasa 14 September 2021.

“Enggak pernah minta maaf. Nggak pernah diborgol,” imbuhnya. 

Seperti diketahui, sebelumnya sempat heboh soal sumbangan Rp2 Triliun untuk membantu penanggulangan pandemi di Sumatera Selatan.

Nyatanya, sumbangan tersebut belum ada sampai saat ini dan hanya penyerahan secara simbolis saja.

Ada lanjutan terkait kasus sumbangan Rp 2 triliun dari keluarga almarhum Akidi Tio yang diserahkan anak bungsunya Heriyanti.

Buntut panjang dari tipuan bermodus sumbangan Rp 2 triliun ini membuat Kalolda Irjen Eko Indra Heri dicopot dari jabatannya.

Kini babak terbaru dimulai lagi. Heriyanti, putri bungsu Akidi Tio dibawa ke rumah sakit jiwa Ernaldi Bahar, Palembang.

Heriyanti dijadwalkan untuk menjalani tes kejiwaan di rumah sakit jiwa tersebut.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumsel Kombes Pol Hisar Siallagan mengatakan, pemeriksaan hasil tes kejiwaan Heriyanti tentunya menjadi alat bukti pendukung dalam kasus tersebut sebelum penyidik menentukan status hukumnya.

"Sebelum diperiksa, kita harus mengetahui kondisi kesehatan jasmani dan rohaninya baru bisa dimintai keterangan. Untuk memastikan layak atau tidak, maka hari ini Heriyanti diperiksa kejiwaannya di rumah sakit jiwa," kata Hisar dalam konferensi pers, Rabu (8/9/2021).

"Keterangan dari tim dokter yang mengobservasi Heriyanti sangat kita butuhkan untuk dua perkara tersebut. Hasilnya nanti akan kita tunggu dari tim yang melakukan pemeriksaan," lanjutnya.

Heriyanti saat ini telah dilaporkan dalam dua kasus yang ditangani oleh Polda Sumatera Selatan.

Kasus pertama terkait sumbangan bodong Rp 2 triliun yang ia serahkan ke Polda Sumsel atas nama mendiang ayahnya Akidi Tio.

Kasus kedua atas dugaan penipuan dan penggelapan uang Rp 2,5 miliar yang dilaporkan oleh dokter Siti Mirza Nuria.

Tim penyidik sedang berusaha memeriksa kondisi kesehatan Heriyanti baik fisik dan jiwanya. Namun tim mengalami kesulitan setiap kali akan memeriksa Heriyanti.

Heriyanti selalu berdalih kondisi kesehatannya tidak fit setiap kali akan dilakukan pemeriksaan.

Setelah diperiksa kesehatannya dan hasil tes kejiwaan Heriyanti sudah keluar, tim penyidik baru akan melanjutkan pemeriksaan terhadap kasus yang menjerat anak bungsu Akidi Tio ini.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Sesmawati