Netral English Netral Mandarin
23:07wib
Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 optimistis target capaian program vaksinasi virus corona di Indonesia akan rampung sesuai target awal pemerintah yakni pada Desember 2021. Kasus COVID-19 meningkat drastis selama seminggu terakhir. Rumah sakit hingga Wisma Atlet melaporkan bed occupancy rate yang terus meningkat.
Meski Misteri Cuci Otak Malam Jumat Terkuak, Banyak Pihak Masih Sebut FPI Teroris sebagai Fitnah, Netizen: Munaroh Kapan Diciduk?

Minggu, 04-April-2021 12:40

Ilustrasi penangkapan terduga teroris
Foto : CNN Indonesia
Ilustrasi penangkapan terduga teroris
11

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Ahmad Junaidi, anggota FPI yang menjadi terduga teroris dan berhasil diamankan oleh Detasemen 88 di daerah Ciputat, Tangerang Selatan pada Sabtu (27/3/2021) lalu, mengaku berniat melakukan aksi teror setelah 'Otaknya Dicuci' setiap malam Jumat.

Sontak pernyataannya mendapat sorotan warganet. Di balik misteri “malam jumat” sebenarnya sudah terang benderang terbongkar menunjukkan  keterlibatan oknum-oknum di organisasi yang kini sudah dilarang tersebut. 

Sayangnya, hingga kini tetap saja banyak orang yang tak percaya menganggap semua temuan itu sebagai fitnah dan permainan aparat.

Di akun FB Mak Lambe Turah, Minggu (4/4/21), sejumlah netizen memberikan pernyataan pedas.  

MLT: “Udah terang benderang, benar kalo dibubarkan ormas ini.”

Euricco Valent Sanyoto: “Yang dijelekin orang cina,yang jelekin orang arab. Yang disuruh ngebom orang pribumi. Coba buat persamaan matematikanya.”

Muhamad Sadam Wahidin: "Dan jawaban dari pada komentar adl " penggiringan opini “: 1. Akal akalan pemerintah, 2. Udah tau larinya kemana, 3. Di bayar berapa buat ngaku, 4. Fitnah jahanam rezim, 5. Pasti suru ngaku sama polisi (buat pengakuan palsu), 6. Intnya kekeh ga percaya sama berita maunya bener.”

Pitra Pitr: “Munarohh kapan dicidukk.”

Imam Hafidz: Apa salah nya orang China ??? Kamu nya aja bego tolol gak ketolongan... Kalau mau keluarga nya sejahtera kerja yang bener , emang nya kalau di bomb tuh China sudah pasti habis industri nya ? Ckckck... Bego dipelihara pantas gak bisa sejahtera hidupnya... Pakai bawa Agama pula otak di pantat susah."

Sebelumnya diberitakan, Ahmad Junaidi, anggota FPI yang menjadi terduga teroris dan berhasil diamankan oleh Detasemen 88 di daerah Ciputat, Tangerang Selatan pada Sabtu (27/3/2021) lalu, mengaku berniat melakukan aksi teror setelah 'Otaknya Dicuci' setiap malam Jumat.

Setiap malam Jumat, dia mengikuti diskusi kajian rutin jemaah pengajian Yasin Rawatib di bawah pimpinan Husein Hasni.

Pengakuan itu disampaikan Ahmad Junaidi, melalui video pernyataan yang diterima CAKAPLAH.com. Dikatakannya pada setiap diskusi yang dilakukan malam Jumat itu, mereka membahas kondisi negara.

Sehingga mereka diberi pemahaman bahwa Cina sudah menguasai Indonesia. Karenanya para peserta jemaah pengajian Yasin Rawatib, berkeinginan untuk menyerang para pengusaha Cina.

"Kajian tiap malam Jumat bergilir ke tiap rumah anggota jemaah pengajian, setelah kajian, kami banyak membahas keadaan negara yang sudah dikuasai Cina. Tenaga kerja, kekayaan alam serta kekuatan-kekuatannya, industri sudah dikuasai China, akhirnya teman saya Bambang dan Agus memberi semangat mengajak melakukan peledakan di industri China yang ada di Indonesia," ungkapnya.

Sebelumnya dalam pernyataan video itu, Ahmad Junaidi menegaskan dirinya memang benar anggota organisasi masyarakat (Ormas) Front Pembela Islam (FPI). Sama seperti Husein Hasni yang juga anggota FPI serta turut ditangkap sebagai terduga teroris di Condet, Jakarta Timur pada hari yang sama dengannya.

"Saya Ahmad Junaidi, anggota simpatisan FPI. Sejak Habib Rizieq Syihab pulang ke Indonesia saya tergabung dalam jemaah pengajian Yasin Rawatib di bawah pimpinan Husein Hasni." katanya.    

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Taat Ujianto