Netral English Netral Mandarin
05:40 wib
Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Doni Monardo meyakini dirinya tertular Covid-19 saat makan karena harus melepas masker. Ia pun mengimbau masyarakat menghindari makan-makan bersama orang lain. akan menggunakan GeNose, alat deteksi virus corona atau Covid-19 buatan Universitas Gadjah Mada (UGM), di sejumlah stasiun kereta api di Indonesia mulai 5 Februari 2021.
Misteri Gerbang Istana Gaib di Jalur Magelang-Purworejo

Kamis, 03-December-2020 10:00

Tikungan di Jalan Raya Kalijambe sering terjadi kecelakaan
Foto : Otosia.com
Tikungan di Jalan Raya Kalijambe sering terjadi kecelakaan
19

PURWOREJO, NETRALNEWS.COM - Jalan raya di wilayah Purworejo, Jawa Tengah ini sudah sejak dahulu selalu menjadi pergunjingan warga sekitar karena konon katanya sangat angker dan dihuni berbagai makhluk halus.

Kepercayaan tersebut kemudian selalu dikaitkan dengan tingginya angka kecelakaan di jalur ini. Lebih tepatnya, lokasi yang dimaksud adalah Jalan Raya Kalijambe, perbatasan Magelang-Purworejo, Jawa Tengah.

Seorang lelaki paruh baya yang mengaku bernama Riyono (52) kepada Netralnews.com, beberapa waktu silam, mengungkapkan bahwa jalur itu terdapat pintu gerbang istana gaib.

Baca Juga :


"Iya, warga sekitar meyakini tak jauh dari tugu selamat datang, di situ juga terdapat gerbang menuju istana gaib. Kalau ada yang alami kecelakaan, kadang terkecoh dengan jalur menuju istana gaib, akibatnya menabrak bukit atau kendaraan lain," tutur Riyono.

Menurut penuturan Riyono, ada banyak orang mengaku pernah melihat penampakan barisan prajurit tanpa kepala, sosok nenek-nenek berjalan ngesot, perempuan berbaju putih, sosok besar hitam, dan sebagainya.

"Ya namanya pintu gerbang istana gaib, tempatnya bermacam-macam makhluk halus, ya pasti banyak penampakan. Bukan hal aneh. Saya sendiri pernah melihatnya saat membonceng anak saya melewati jalur itu. Sosok prajurit tanpa kepala berbaris  di pinggir jalan. Tapi, saya bacakan doa, dan saya selamat," aku Riyono.

Menurutnya, penampakan sosok-sosok itulah yang terkadang mengganggu pengendara sehinggal lepas kendali, masuk jurang, menabrak mobil, dan sebagainya.

"Ya jalur itu kan melewati tanjakan dan turunan tajam,saat hujan licin, begitu pengendara kaget melihat penampakan, pasti akan oleng. Makanya, jangan melaju kencang di jalur itu, biar selamat. Jangan lupa pula baca doa sesuai agamanya masing-masing," kata Riyono.

Ada beberapa warga yang berpendapat bahwa korban tewas dalam kecelakaan yang kerap terjadi di lokasi tersebut, dianggap sebagai tumbal yang diminta oleh para makhluk gaib. Namun, Riyono berpendapat lain.

"Saya nggak sependapat dengan orang yang menyebut tumbal. Mereka adalah korban kurang kehati-hatian, lupa berdoa, dan jangan disalahkan jika akibat diganggu makhluk halus. Mereka korban ulah makhluk halus yang memang sering mengganggu manusia. Makhluk halus itu ya sama dengan setan dan jin yang jahat," pungkas Riyono.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Taat