Netral English Netral Mandarin
05:49wib
Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan memprediksi, puncak gelombang Covid-19 varian Omicron akan terjadi pada pertengahan Februari hingga awal Maret 202. Pemerintah mengakui kasus Covid-19 di Indonesia terus mengalami lonjakan akibat transmisi lokal varian Omicron dalam sepekan terakhir.
Moeldoko Temui Kardinal Ignatius Suharyo di Katedral Jakarta, Ini yang Dibicarakan

Senin, 06-December-2021 16:10

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko berdiskusi bersama Uskup KAJ Kardinal Ignatius Suharyo soal kebijakan pemerintah terkait Natal dan Tahun Baru, di Katedral Jakarta, Senin (6/12/2021)
Foto : Antara
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko berdiskusi bersama Uskup KAJ Kardinal Ignatius Suharyo soal kebijakan pemerintah terkait Natal dan Tahun Baru, di Katedral Jakarta, Senin (6/12/2021)
0

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menemui Uskup Keuskupan Agung Jakarta (KAJ) Kardinal Ignatius Suharyo di Katedral Jakarta, Senin (6/12/2021), untuk menyampaikan kebijakan pemerintah terkait Natal dan Tahun Baru, sekaligus meminta masukan dari para tokoh agama di KAJ.

"Pemerintah selalu terbuka terhadap masukan dan pandangan dari para tokoh agama dalam menyusun kebijakan yang mempengaruhi banyak pihak,” kata Moeldoko dalam siaran pers di Jakarta, Senin (6/12/2021).

Moeldoko menegaskan, kebijakan pemerintah soal Natal dan Tahun Baru terutama terkait pelaksanaan peribadatan dan perayaan Natal bagi umat kristiani, sudah melalui berbagai pertimbangan, yakni dengan melihat kondisi terkini kasus COVID-19 dan adanya ancaman varian baru Omicron.

“Kami berharap kebijakan yang dikeluarkan pemerintah akan sesuai dengan harapan semua pihak, terutama bagi umat kristiani,” ujarnya.

Moeldoko juga menyampaikan apresiasi kepada para tokoh agama di Keuskupan Agung Jakarta, yang selama ini sudah berperan aktif dalam penanganan COVID-19.

“Saya mewakili pemerintah mengucapkan terima kasih, para tokoh agama di sini sudah terlibat aktif dalam penanganan COVID-19,” sambungnya.

Uskup KAJ Kardinal Ignatius Suharyo mengutarakan, gereja katolik khususnya di KAJ akan menunggu keputusan kebijakan dari pemerintah. Ia meyakini kebijakan yang ditetapkan pemerintah sudah melalui berbagai pertimbangan dan masukan dari berbagai pihak.

“Kami jemaat Gereja Katolik pasti akan menyesuaikan dengan keputusan pemerintah,” ujar Ignatius Suharyo.

Sementara terkait persiapan menghadapi pelaksanaan peribadatan Natal, Pastor Kepala Gereja Katedral Jakarta Romo A Hani Rudi Hartoko menyampaikan pihaknya akan memperketat penerapan protokol kesehatan, mulai dari pemeriksaan suhu tubuh, penyediaan tempat cuci tangan, hingga pemberlakuan jarak untuk jemaat di dalam gereja.

“Kuota Jemaat kami batasi hanya 40 persen. Jadi umat yang hadir pada misa Natal nanti harus daftar di website yang sudah terintegrasi dengan aplikasi peduli lindungi,” terang Rudi Hartoko.

Reporter : Antara
Editor : Nazaruli

Berita Terkait

Berita Rekomendasi