Netral English Netral Mandarin
04:32wib
Partai Ummat  menyinggung dominansi Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan dalam evaluasi tujuh tahun kepemimpinan Presiden Joko Widodo. China kembali menggertak Amerika Serikat setelah Presiden Joe Biden menyatakan bahwa ia akan membela Taiwan jika Negeri Tirai Bambu menyerang.
Moga Pengusaha 'Pribumi' Tergerak, Ade Armando: Memang Ada Prank tapi Faktanya Sumbangan Pengusaha Tionghoa Gede Banget

Selasa, 03-Agustus-2021 11:55

Ade Armando
Foto : Oposisi Cerdas
Ade Armando
26

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Dosen Universitas Indonesia, Ade Armando menanggapi perosalan penggalangan dana yang dilakukan sejumlah konglomerat  untuk ikut membantu mengatasi pandami.

Ade Armando menyebut “memang ada prank”, namun ia berharap bahwa sumbangan pengusaha Tionghoa diharapkan membuat pengusaha “pribumi” tergerak.  

“Memang sih ada prank. Tapi faktanya sih sumbangan pengusaha Tionghoa ya gede banget. Berita di bawah ini cuma satu peristiwa sumbangan  di bulan Juli. Kalau mau kumulatif sejak awal Corona ya udah triliunan. Mudah2an pengusaha 'pribumi' ikut tergerak..,” kata Ade Armando, Selasa 3 Agustus 2021.

Untuk diketahui, sejumlah perusahaan konglomerat bersama Yayasan Buddha Tzu Chi menggalang dana Rp500 Miliar untuk membantu penanggulangan pandemi virus Corona (COVID-19). 

Dalam siaran resmi, relawan Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia sekaligus CEO DAAI TV Indonesia, Hong Tjhin, menyampaikan sinergi lintas pihak melakukan penggalangan dana untuk donasi peralatan kesehatan bagi para tenaga medis, yang ditargetkan dapat mencapai senilai Rp500 miliar. 

“Kami mendapatkan informasi bahwa kecepatan dan ketepatan penanganan menjadi kunci memerangi pandemi COVID-19. Itu yang mendorong sinergi dilakukan melalui penggalangan dana guna memberikan bantuan alat kesehatan,” tuturnya selepas melakukan penyerahan simbolis kepada Ketua PBNU Bidang Kesehatan yang juga Pembina Tim COVID-19 PBNU, dr. Syahrizal Syarif di kantor Badan Nasional Pengendalian Bencana (BNPB). 

Sementara itu, Managing Director Sinar Mas Gandi Sulistiyanto secara terpisah menyampaikan sejumlah nama perusahan yang sudah konfirmasi akan berdonasi. 

Di antaranya, Sinar Mas, PT Adaro Energy Tbk, Artha Graha Peduli Foundation, PT Djarum, Agung Sedayu Group, PT Indofood Sukses Makmur Tbk, PT Puradelta Lestari Tbk, beserta Triputra Group. 

“Kami masih menunggu pengusaha lain untuk kepedulian sosial ini.” ujarnya dinukil bisnis.com. 

Adapun hari ini para penguaha yang tergabung dalam KADIN bersama Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia memberikan bantuan untuk Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, RSPAD Gatot Subroto, RSUP Persahabatan. 

Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) Rosan Roeslani mengatakan seluruh penyaluran donasi berikut perusahaan yang berpartisipasi akan dilaporkan kepada Presiden secara berkala. 

Pihaknya juga terus berupaya mengimbau anggotanya agar ikut berperan aktif dalam kegiatan ini. Donasi bertahap yang digalang Tzu Chi akan berbentuk peralatan uji cepat (rapid test kit) sebanyak 1 juta buah, 20.000 baju isolasi (coverall safety), 4 unit alat bantu pernapasan (ventilator), berikut 1 juta masker. 

Penyaluran bantuan berlangsung di bawah koordinasi Kementerian Kesehatan dan BNPB. Pada hari Rabu (18/3/2020), Tzu Chi telah menyerahkan bantuan berupa APD seperti baju isolasi, masker, kacamata, sarung tangan, juga ventilator bagi Kementerian Kesehatan berikut beberapa rumah sakit, seperti RSPAD Gatot Soebroto, RSPI Sulianti Saroso dan RSUP Persahabatan. 

Menurut Hong Tjhin, dukungan lain yang dapat mereka berikan adalah mengikuti semua arahan pemerintah seperti melakukan pembatasan interaksi dengan pihak lain (social distancing) dan mengedepankan pola hidup sehat.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Wahyu Praditya P