Netral English Netral Mandarin
10:08wib
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan informasi tentang peringatan dini cuaca ekstrem di sejumlah wilayah Indonesia untuk Minggu 1 Agustus 2021. Seluruh gerai Giant di Indonesia resmi tidak lagi beroperasi di Indonesia mulai hari ini, Minggu (1/8/2021).
Momentum Pertemuan Mensos ke-22 Inten Soeweno dengan Mensos Risma, Ini yang Dibicarakan

Kamis, 17-Juni-2021 11:59

Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini berkunjungan ke kediaman Menteri Sosial (Mensos) ke-22 Inten Soeweno
Foto : Kemensos
Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini berkunjungan ke kediaman Menteri Sosial (Mensos) ke-22 Inten Soeweno
6

JAKARTA, NETRALNEWS.COM -  Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini berkunjungan ke kediaman Menteri Sosial (Mensos) ke-22 Inten Soeweno di kawasan Patra Kuningan, Jakarta Selatan. Pertemuan kedua tokoh diwarnai dengan suasana akrab dan santai.

Mensos Risma tiba pagi hari, Kamis (17/6/2021) dan langsung disambut oleh tuan rumah. Turut hadir mendampingi  Risma, Dirjen Rehabilitas Sosial Harry Hikmat.

Menggunakan Bahasa Jawa kromo (halus), kedua tokoh ini berbincang dengan topik sehari-hari. Inten Soeweno mengajak Bu Risma berkeliling ruangan. Salah satu sudut Inten menunjukkan deretan lukisan, di antaranya karya Inten. 

“Ibu tasih aktif melukis? (Ibu masih aktif melukis)?” tanya Bu Risma. 

“Tasih, menopo malih pas pandemi. Nanging sanes sedoyo lukisan kulo (Masih, apalagi pada saat pandemi. Tapi bukan semua lukisan saya),” kata Bu Inten. 

Ada kejutan bagi Mensos Risma, sebab tuan rumah sudah menyiapkan jamuan sarapan. Menurut Inten, masakan ini khusus dimasak sendiri untuk menjamu Mensos Risma. 

“Monggo dahar rumiyin. Kulo piyambak engkang masak. Meniko sosis solo ndamel piyambak (Mari silakan sarapan. Saya sendiri yang memasak. Ini sosis solo buatan saya sendiri),” kata Inten. 

“Sampun bu. Wah, ngrepot aken meniko. Sampun lho bu (Sudah bu. Wah merepotkan ini),” kata Mensos Risma. 

Sambil santap pagi, Inten mengungkapkan kepada Mensos Risma, betapa negeri ini banyak dilanda bencana. Seperti yang terbaru adalah gempa dan tsunami di Maluku. 

“Dados penjenengan muter terus njih meniko (Jadi anda terus keliling ini ya),” kata  Inten. 

Atas pertanyaan Inten, Mensos Risma menyatakan bahwa semua itu merupakan risiko yang harus dihadapi sebagai pejabat publik. Risma mengingat kembali saat dia menjadi Wali Kota Surabaya harus menutup lokalisasi Dolly. 

Dia mengungkapkan besarnya tantangan luar biasa dan ancaman yang harus dihadapi. Bahkan sekelompok massa datang ke rumah pribadi Risma dengan membawa aneka macam senjata tajam. 

"Kulo kalian bapak sampun sami-sami ikhlas (saya dan suami sudah sama-sama ikhlas),” katanya.

Inten Soeweno dikenal sebagai sosok yang peduli terhadap pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas. Selama menjabat sebagai Menteri Sosial tahun pada 17 Maret 1993 hingga 14 Maret 1998. Inten memprakarsai kerja sama antara Pemerintah Indonesia melaui Departemen Sosial c.q Kementerian Sosial bekerja sama dengan Japan International Coorporate Agency (JICA. 

Kerjasama itu membangun sistem rehabilitasi vokasional di Indonesia dalam Proyek Kerjasama Teknis (Project Type for Technical Corrperaton/ PTTC) di Pusat Rehabilitasi Sosial Bina Daksa (PRSBD) yang saat ini bernama Balai Besar Rehabilitasi Sosial Disabilitas “Prof. Dr. Soeharso”, Surakarta. 

Kemudian didirikanlah Balai Besar Rehabilitasi Vokasional pada tahun 1997, yang merupakan hasil kerjasama antara Pemerintah Indonesia cq Menteri Sosial RI dan Pemerintah Jepang cq JICA. BBRVPD menyelenggarakan Pelatihan Vokasional bagi Penyandang Disabilitas, yang kini dikenal dengan sebutan Balai Besar Vokasional Inten Soeweno.

Atas dedikasi tersebut, Kementerian Sosial memberikan penghargaan “Sentra Kreasi Award: Penghormatan Perlindungan dan Pemenuhan Hak-Hak Disabilitas”. 

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Nazaruli