Netral English Netral Mandarin
07:39wib
Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan melaporkan Haris Azhar dan Koordinator KontraS Fatia Maulidiyanti ke Polda Metro Jaya dengan tuduhan pencemaran nama baik. Bupati Kolaka Timur (Koltim) Andi Merya terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK.
MS Kaban Minta MPR Gelar Sidang Istimewa Adili Presiden Jokowi, Ini Sebabnya

Selasa, 20-Juli-2021 15:20

Presiden Jokowi
Foto : Istimewa
Presiden Jokowi
15

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Politisi Partai Ummat, MS Kaban meminta Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) menggelar sidang istimewa untuk mengadili Presiden Joko Widodo (Jokowi) atas kegagalan pemerintah dalam mengatasi Covid-19.

Hal tersebut dikatakan Kaban dalam akun Twitternya, @MSKaban3.

"MPR RI perlu Sidang Istimewa adili Presiden," tulisnya.

Sidang istimewa MPR, kata MS Kaban sebagai bentuk pertanggungjawaban presiden atas kegagalan mengatasi Covid-19.

"Presiden dan opung LBP berbeda lihat situasi. Kalau bgtu apa bisa rakyat berharap hny dgn permohonan maaf. PPKM jika gagal adalah kegagalan Presiden," jelasnya.

Sebelumnya, ekonom senior Rizal Ramli minta Presiden Jokowi untuk meletakan jabatannya secara baik-baik.

Hal itu disampaikan Rizal Ramli saat melakukan pertemuan dengan Aktivis Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) se-Pulau Jawa.

"Sebaiknya Jokowi mundur secara baik-baik, daripada dipaksa oleh rakyatnya sendiri," kata Rizal Ramli, Selasa (8/6/2021).

Ahli Hukum Tata Negara, Refly Harun menilai wajar rakyat Indonesia meminta Jokowi mundur.

“Diukur dari amanat konstitusi untuk melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia, maka sesungguhnya Presiden Jokowi sudah gagal,” katanya dilansir melalui YouTube Refly Harun, Selasa, 6 Juli 2021.

Refly menegaskan bahwa Jokowi memang telah gagal menjalankan amanat konstitusi.

“Presiden sudah gagal menjalankan amanat konstitusi,” tegasnya.

Sehingga bagi Refly wajar jika banyak pihak yang meminta Jokowi untuk mengundurkan diri dari jabatannya.

“Nah karena sudah gagal tersebut, ya wajar kemudian ada yang meminta untuk agar Presiden Jokowi mengundurkan diri,” ungkapnya.

Reporter : Wahyu Praditya P
Editor : Irawan HP