3
Netral English Netral Mandarin
05:09 wib
Partai Demokrat memecat sejumlah kader yang dianggap terlibat dan mendukung gerakan pengambilalihan kepemimpinan partai atau kudeta. Pertumbuhan jumlah orang kaya raya atau crazy rich di Indonesia diproyeksi bakal melampaui China seiring dengan proses distribusi vaksin Covid-19 dilakukan.
Muannas Sentil JK Tak Bisa Bedakan Kritik, Berita Hoax & Menyebar Kebencian: Sebegitukah Terpuruknya Kita? 

Sabtu, 13-Februari-2021 16:03

 Ketua Umum Cyber Indonesia Muannas Alaidid
Foto : Istimewa
Ketua Umum Cyber Indonesia Muannas Alaidid
0

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Ketua Umum Cyber Indonesia Muannas Alaidid menyebut kalau pernyataan Wakil Presiden Jusuf Kalla tak memiliki dasar hukum. 

Sebab, kata Muannas harusnya para pengkritik harus bisa membedakan mana berita bohong atau tindakan menyebarkan kebencian. 

"Caranya jgn pakai konstitusi @Pak_JK kemudian hapus Pasal 3 ayat 1 UUD45 sebutan Indonesia negara hukum, agar setiap orang nanti bebas melakukan apapun termasuk berpura-pura ‘bingung’ membedakan mana berita bohong & kebencian sara dg apa itu kritik sehat yg mencerahkan," tulisnya seperti dilansir di Jakarta, Sabtu (13/2/2021). 

Pada cuitan lainnya, Muannas menuding kalau pejabat yang pernah menjabat tak bisa membedakan antara kritik dan berita bohong dan kebencian. 

"Klo selevel mantan petinggi republik ini bahkan 2x ikut memerintah diera berbeda tak sanggup membedakan mana kritik, kebebasan berpendapat dg berita bohong & kebencian sara seperti yg kt kuatirkan hr ini terus marak tak berkesudahan, sedemikian terpuruknya kah intelektual kita," Tulisnya lagi.  

Reporter : PD Djuarno
Editor : Sesmawati