Netral English Netral Mandarin
banner paskah
20:54wib
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memberi peringatan kepada sembilan provinsi untuk bersiap siaga dari potensi hujan petir disertai angin kencang yang akan terjadi hari ini. Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menambah jalur yang bakal disekat oleh kepolisian selama masa larangan mudik Lebaran pada 6 hingga 17 Mei 2021 mendatang.
Mubes Forkabi ke V Putuskan M.Ihsan Jadi Ketum 2021-2026

Sabtu, 27-Februari-2021 10:42

Munas FORKABI
Foto : Istimewa
Munas FORKABI
39

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Pelaksanaan Musyawarah Besar (Mubes) V Forkabi di Villa Griya Wirakarya, Ciburial, Cisarua, Bogor, akhir pekan lalu menghasilkan keputusan, M. Ihsan sebagai Ketum DPP Forkabi periode 2021-2026.

Di tengah pandemi covid 19 yang melanda dunia saat ini. Panitia Mubes Forkabi menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

"Alhamdulillah pelaksanaan Mubes berjalan dengan lancar dengan mengedepankan prokes. Karena seluruh peserta yang hadir dilakukan swab antigen, diukur suhu tubuh, menggunakan masker dan menjaga jarak. Panitia pun menyediakan masker dan handsanitezer untuk semua peserta," kata Ketum DPP Forkabi, M. Ihsan kepada wartawan, di Jakarta.

Dalam acara pembukaan Mubes Forkabi ke V dihadiri pula, Menteri Dalam Negeri diwakili oleh Setditjen politik dan PUM Kemendagri Bapak Dr. Drs. Imran, M.Si., MA, Kapoda Metro Jaya diwakili oleh Dir. Intelkam Kasubdit Ormas Polda Metro Jaya, AKBP Efendi Sirait.

Kemudian ada beberapa tokoh Betawi, yaitu Mayjen TNI (Purn.) Dr (HC) H. Eddy M. Nalapraya, Nuri Taher (secara virtual melaui zoom), H. Hamdani Muhammad (Keluarga Pendiri Forkabi), H. Herman Sani (Adik Babe Husein Sani. Pendiri Forkabi), H. Fatahillah (Mantan Camat , Mantan Kesbangpol DKI serta Mantan Walikota Jakarta barat yang ikut serta dalam pendirian Forkabi) dan Ketua Umum Forkabi Periode 2015 – 2020, Mayjen TNI (Purn) H. Nachrowi Ramli, SE.

Sementara, 11 Ketua DPD Forkabi Se Jabodetabek, beserta sekertaris dan bendaharanya dan para pengurus DPC mengikuti secara virtual melalui zoom.

"Setelah Pembukaan, Mubes V Forkabi diawali dengan diskusi umum. Dengan tema membentuk budaya organisasi. Mewujudkan Forkabi yang tangguh, independen, religius dan berbudaya," imbuh M. Ihsan.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan hadir pula sebagai keynote speker secara virtual. Selain itu, diskusi juga menghadirkan, AKBP Efendi Sirait (Intekam Polda Metro Jaya), Taufan Bakri, M.Si (Kaban Kesbangpol Prov. DKI Jakarta), H. Zamakh Sari HM, SH., MH dari LBH Forkabi.

Dalam pelaksanaan Mubes, sejumlah agenda seperti sidang pembahasan tatib dan pemilihan ketua sidang dilaksanakan.

Lebih lanjut, mantan sekretaris DPP Forkabi era kepempimpinan Nachrowi Ramli itu memastikan bakal menempatkan 50 persen kader lama, dan 50 persen kader baru dalam struktur DPP Forkabi mendatang.

"Persentase 50 persen pada kader lama dan baru untuk mengkombain kepengurusan Forkabi kedepan. Mengingat perkembangan jaman yang begitu pesat. Terpenting lagi, Forkabi tidak mengenal istilah muda dan tua," ujarnya.

M. Ihsan melanjutkan, sesuai dengan arahan Majelis Pertimbangan Tinggi (MPT) DPP Forkabi, Nachrowi Ramli. Regenerasi merupakan keharusan dalam roda orgabnisasi.

"Babe Nara selalu berpikir, jika regenerasi merupakan kewajiban. Dan itu akan saya lakukan, untuk menjaga soliditas dan lancarnya roda organisasi kedepan," sambungnya.

Lebih lanjut, M. Ihsan yang terpilih secara aklamasi karena adanya usulan 11 DPD Forkabi kepada Majelis Pertimbangan Tinggi (MPT) DPP Forkabi dan ditetapkan Ketua MPT, Nachrowi Ramli.

Di era kepempimpinannya akan memfokuskan konsilidasi, keagamaan dan kewirausahaan.

"Kita harapkan 3 hal ini bisa berjalan dengan lancar," paparnya.

Sementara, terkait adanya isu dualisme kepengurusan DPP Forkabi, M. Ihsan menolak hal itu.

"Kita tidak merasa ada dualisme. Karena dualisme bisa terjadi, jika dua duanya ada legal standing. Ketika konflik dimulai. Kita merasa legal standing penuh (full) ada pada kepengurusan Forkabi, yang Ketua Umumnya M.Ihsan," tandasnya.

Reporter : Wahyu Praditya P
Editor : Nazaruli