Netral English Netral Mandarin
19:42 wib
Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Bandara Soekarno-Hatta akan menerapkan sistem baru agar tak ada lagi surat hasil tes Covid-19 palsu. Dinas Kesehatan DKI Jakarta melaporkan bahwa keterisian tempat tidur Intensive Care Unit (ICU) pasien Covid-19 di 101 rumah sakit rujukan telah mencapai 85 persen.
Muhammadiyah: Yang Tak Setuju Vaksin Jangan Provokasi, Sudahi Caci Maki

Kamis, 14-January-2021 09:45

Ilustrasi dimulai vaksin
Foto : Istimewa
Ilustrasi dimulai vaksin
10

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Abdul Mu’ti mengungkapkan kalau vaksinasi Corona sudah dimulai. Dia meminta kepada semua pihak saling menghormati.

Selain itu, kata dia bagi pihak yang setuju untuk bersiap divaksin. Namun, bagi yang kontra atau tidak setuju tak perlu memprovokasi serta menghentikam caci maki yang ada.

Hal itu diungkapkan Abdul lewat akun resmi twitternya @abe_mukti seperti dilansir Jakarta, Kamis (14/1/2021).



"Vaksinasi sudah dimulai. Yang setuju bersiaplah untuk divaksinasi. Yang tidak setuju tidak perlu provokasi. Mari saling menghormati. Sudahi saling caci maki.  Semoga pandemi Covid-19 dapat dicegah dan diatasi," tulisnya.

Seperti diketahui, Sejumlah Perwakilan Berpartisipasi pada Vaksinasi Covid-19 Perdana Bersama Presiden.

Pemerintah resmi memulai program vaksinasi Covid-19 secara gratis pada Rabu pagi, 13 Januari 2021. Presiden Joko Widodo menjadi pihak pertama yang memulai sekaligus memperoleh suntikan dosis vaksin Covid-19 perdana.

Kepastian berjalannya program vaksinasi ini diperoleh setelah Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengeluarkan izin penggunaan darurat terhadap vaksin berdasarkan hasil uji klinis tahap tiga di Bandung dan data-data saintifik lainnya. 

Reporter : PD Djuarno
Editor : Irawan HP