Netral English Netral Mandarin
01:05 wib
Ketua Umum Cyber Indonesia Muannas Alaidid berencana melaporkan seorang peramal, Mbak You, terkait ramalan Jokowi lengser dari jabatan presiden pada 2021. Peneliti menyatakan varian baru virus corona SARS-CoV-2 yang ditemukan di Inggris dan Afrika Selatan (Afsel) tidak mempengaruhi kerja vaksin Covid-19 buatan Pfizer-BioNTech.
MUI Diminta Hadapi Massa FPI, TZ: Selalu MUI Dijadikan Pemadam Kebakaran

Kamis, 17-December-2020 16:30

Mantan Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Majelis Ulama Indonesia MUI, Tengku Zulkarnain
Foto : Istimewa
Mantan Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Majelis Ulama Indonesia MUI, Tengku Zulkarnain
0

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Mantan  Walkil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Majeleis Ulama Indonesia (MUI), Tengku Zulkarnain menanggapi permintaan beberapa pihak agar MUI turun tangan menghadapi aksi demo yang dilakukan massa Front Pembela Islam (FPI) di beberapa kantor polisi di Jawa Barat.

"Sewaktu menahan Imam Besar FPI tidak minta pendapat MUI. Penembakan 6 Laykar tdk minta pendapat MUI. Giliran massa turun protes, minta bantuan MUI...," kata Tengku Zul dalam akun Twitternya, @ustadtengkuzul.

"Selalunya MUI mau dijadikan "pemadam kebakaran"...? Hemm...," lanjutnya.



Sebelumnya, MUI Kabupaten Bogor diminta turun tangan dalam menangani massa FPI yang melakukan aksi demo di sejumlah kantor polisi.

"Saya minta camat agar berkoordinasi dengan MUI, tokoh masyarakat, tokoh agama juga," kata Bupati Bogor Ade Yasin, Kamis (17/12/2020).

Ade meminta MUI melakukan langkah persuasif kepada massa yang protes atas penahanan pimpinan FPI Rizieq Shihab oleh Mabes Polri, agar tidak melanggar protokol kesehatan standar pencegahan COVID-19 jika tetap kekeuh melakukan aksi demo di kantor polisi.

"Kalaupun ada aspirasi yang harus disampaikan, jangan sampai berbondong-bondong, 10 orang bisalah. Karena yang penting kan tersampaikan pesannya," kata Ketua Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Bogor itu.

Menanggapi hal itu, Ketua MUI Kabupaten Bogor KH Ahmad Mukri Aji mengajak kepada umat Islam agar tetap menaati aturan hukum yang berlaku di Indonesia.

“Karena ini aspek hukum, ya kita serahkan saja kepada hukum yang berlaku, khususnya lembaga penegak hukum. Tentu kita semua yakin, aparat bisa bekerja seadil-adilnya dan sebijaknya-bijaknya," kata KH Mukri.

Menurutnya, rentetan dinamika keagamaan yang belakangan terjadi merupakan ujian besar bagi umat islam. Ia berharap situasi tersebut bisa segera berlalu.

"Ini ujian dari Allah, yang namanya ujian itu jelas kita mesti lolos dan lulus agar kita punya nilai di ujian keimanan dan keikhlasan ini,” tuturnya.

Reporter : Wahyu Praditya P
Editor : Nazaruli