Netral English Netral Mandarin
22:18wib
Relawan Sahabat Ganjar kembali melakukan deklarasi mendukung Ganjar Pranowo untuk maju sebagai calon presiden 2024. Penembakan seorang ustad bernama Armand alias Alex di depan rumahnya Jalan Nean Saba, Kelurahan Kunciran, Kecamatan Pinang, Tangerang hingga kini masih menjadi misteri.
Musni: Ngabalin Tak Keberatan Disebut Raja Penjilat, Faktanya Seperti Itu

Senin, 23-Agustus-2021 22:19

Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP), Ali Mochtar Ngabalin
Foto : Ksp.goid
Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP), Ali Mochtar Ngabalin
11

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Sosiolog Musni Umar mengomentari pernyataan Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP), Ali Mochtar Ngabalin yang mengaku tak keberatan disebut 'raja penjilat'.

"Ngabalin tidak keberatan disebut Raja PENJILAT. Faktanya seperti itu," tulis Musni di akun Twitternya, seperti dilihat netralnews.com, Senin (23/8/2021).

Selain itu, Musni juga mempersoalkan pernyataan Ngabalin yang menyebut Taliban membutuhkan 20 tahun dan menguasai Afghanistan dengan cara kekerasan dan radikal sebagai organisasi teroris dunia, serta menjatuhkan harkat dan martabat wibawa Islam yang begitu mulia.

Musni membantah pernyataan Ngabalin soal Taliban. Menurutnya, justru Taliban yang bersama rakyat Afghanistan berjuang melawan penjajah selama 20 tahun.

"Pernyataannya tentang Taliban salah. Rakyat Afganistan yang dimtri Taliban selama 20 tahun melawan penjajah," cuit @musniumar.

"Juga pernyataannya tentang umat Islam seolah intoleran, radikal," kata Rektor Universitas Ibnu Chaldun (UIC) itu.

Sebelumnya, Ngabalin menceritakan adanya meme tentang dirinya yang bertuliskan 'king of raja penjilat'. Ngabalin mengaku sama sekali tidak ada masalah dengan cap demikian.

Hal ini disampaikan Ngabalin ketika dimintai tanggapan soal mural '504 Error'. Ngabalin sama sekali tidak marah karena dia menyebut menjilat demi menyelamatkan bangsa dan negara.

"Saya pun tidak keberatan ya, ada sekarang juga mereka membuat meme, kemudian membuat lidah saya yang panjang, katanya king of raja penjilat," kata Ngabalin kepada wartawan, Minggu (22/8/2021), dikutip dari detikcom.  

"Tidak apa-apa, saya menjilat untuk menyelamatkan bangsa dan negara. Saya menjilat untuk menyelamatkan generasiku," sambungnya.

Ngabalin kemudian menyinggung soal gerakan Taliban yang kini berhasil menguasai Afganistan. Ngabalin ingin Indonesia tidak bernasib serupa. 

"Kalau Taliban itu membutuhkan 20 tahun dan menguasai Afganistan dengan cara kekerasan, dengan cara radikal sebagai organisasi teroris dunia, menjatuhkan harkat dan martabat wibawa Islam yang begitu mulia, saya khawatir 20 tahun yang akan datang itu bagaimana generasi milenial yang akan datang," ujarnya. 

Ngabalin menegaskan tak akan pernah takut melawan radikalisme di negeri ini. Dia tak masalah dengan serangan- serangan seperti mural dan meme tersebut. 

"Saya tidak akan berhenti dan saya tidak akan capek dan saya tidak akan takut kepada siapa pun untuk terus berteriak mendorong pemerintah, dan saya sekarang di pemerintah, mengingatkan umat Islam dan mengingatkan generasiku terhadap bahaya intoleran, bahaya gerakan-gerakan radikalisme di Tanah Air, bahaya menggunakan tafsir-tafsir dan Ayal Al-Qur'an untuk melakukan intimidasi terhadap seluruh umat manusia karena kita beda agama banyak di republik ini," pungkasnya. 

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Nazaruli