Netral English Netral Mandarin
17:08wib
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres memperingatkan dunia berada di jalur bencana lantaran pemanasan global yang terus berlangsung. Uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) terhadap 11 calon hakim agung usulan Komisi Yudisial (KY) di Komisi III DPR akan digelar pada pekan depan.
Musni Sebut Ada yang Ingin Memecah Belah Amien Rais dan Habib Rizieq

Senin, 26-Juli-2021 10:00

Sosiolog sekaligus Rektor Universitas Ibnu Chadlun (UIC) Musni Umar
Foto : VOA Islam
Sosiolog sekaligus Rektor Universitas Ibnu Chadlun (UIC) Musni Umar
11

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Sosiolog Musni Umar mengomentari pernyataan Amien Rais soal ketidakterlibatan institusi TNI dan Polri dalam kasus tewasnya 6 laskar FPI di Tol Jakarta-Cikampek KM 50 pada Desember 2020 lalu.

Musni mengatakan, pendapat Amien Rais itu membuat eks pentolan FPI Habib Rizieq Shihab (HRS) dan pendukungnya marah.

"Pendapat Amien Rais tentang ketidakterlibatan institusi TNI dan POLRI  dalam pembantaian 6 Pengawal HRS telah menimbulkan kemarahan HRS dan  pendukungnya," tulis Musni di akun Twitter-nya, Minggu (25/7/2021).

Memanasnya hubungan Amien Rais dan HRS, lanjut Musni, dimanfaatkan oleh pihak lain untuk memecah belah kedua tokoh tersebut.

"Hal tersebut telah dimanfaatkan pihak lain untuk memecah belah kedua tokoh tsb," kata Rektor Universitas Ibnu Chaldun (UIC) itu.

Sebelumnya diberitakan, inisiator Tim Pengawal Peristiwa Pembunuhan (TP3) 6 laskar FPI, Amien Rais, mengatakanbahwa lembaga TNI-Polri tidak terlibat dalam skenario dan implementasi pembunuhan terhadap enam Laskar FPI di Tol Jakarta-Cikampek KM50.

Hal tersebut dilontarkan Amien Rais saat peluncuran 'Buku Putih' TP3 'Pelanggaran HAM Berat Pembunuhan Enam Pengawal HRS' pada Rabu (7/7/2021) secara virtual.

"Setelah membaca dengan baik buku putih ini, secara kelembagaan ini penting, Polri dan TNI sama sekali tidak terlibat dalam skenario maupun implementasi dari pelanggaran HAM berat itu, alhamdulillah kira bersyukur ya," kata Amien Rais.

"Jadi teman-teman TNI dari tiga angkatan dan teman-teman Polri, Anda memang tidak terlibat baik skenario apalagi pelaksanaan. Jadi kita bangga alhamdulillah tulang punggung keamanan bangsa namanya Polri dan tulang punggung pertahanan namanya TNI itu tidak terlibat sama sekali," ungkap Amien.

Pendapat Amien itu memantik reaksi keras dari Habib Rizieq dan pendukungnya. HRS melalui kuasa hukumannya, Aziz Yanuar, menyatakanbahwa pernyataan Amien sangat prematur dan blunder karena merugikan korban dan keluarga 6 laskar FPI yang tewas dalam kasus KM 50.

"Bahwa Pernyataan Amien Rais terlalu prematur, karena itu urusan nanti saat pembuktian di Pengadilan HAM," kata Habib Rizieq sebagaimana disampaikan Aziz Yanuar, dalam keterangan tertulis, Senin (19/7/2021). 

"Bahwa Pernyataan Amien Rais sangat blunder, karena merugikan Tim & korban serta keluarganya, sebaliknya untungkan pihak lawan," sambungnya.

Apa yang disampaikan Amien, lanjut Aziz, juga kontraproduktif dan menjadi bumerang bagi TP3. Karenanya, Aziz menyebut Habib Rizieq menolak keras pernyataan Ketua Majelis Syuro Partai Ummat itu. 

"Imam Besar Habib Rizieq Syihab menolak keras pernyataan Amien Rais tersebut demi tegaknya keadilan bagi para korban pembantaian KM 50 dan keluarganya," tegas Aziz Yanuar.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Sesmawati