Netral English Netral Mandarin
12:12wib
Partai Ummat  menyinggung dominansi Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan dalam evaluasi tujuh tahun kepemimpinan Presiden Joko Widodo. China kembali menggertak Amerika Serikat setelah Presiden Joe Biden menyatakan bahwa ia akan membela Taiwan jika Negeri Tirai Bambu menyerang.
Musni Sebut Anies Menata DKI dengan Seni, Ferdinand: Seni Menata Kata dan Main Drama Politik

Minggu, 15-Agustus-2021 14:00

Mantan politisi Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean (FH)
Foto : Istimewa
Mantan politisi Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean (FH)
24

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Mantan politisi Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean berpendapat, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memiliki kelebihan dalam 'seni menata kata dan main drama politik'.

Hal tersebut disampaikan Ferdinand mengomentari pernyataan sosiolog Musni Umar yang menyebut salah satu kelebihan Gubernur Anies adalah menata Ibu Kota dengan seni.

"Seni menata kata memutar balikkan logika waras publik. Misalnya dugaan mark up yang potensi korupsi disebut kelebihan bayar," tulis Ferdinand di akun Twitternya, Minggu (15/8/2021).

"Seni main drama politik, seolah mengunjungi kuburan jauh lebih penting dari pada mengunjungi pasien isolasi di RS. Begitulah mungkin ya Mus? (emoji tertawa)," sindir @FerdinandHaean3.

Sebelumnya, Musni Umar mengatakan, salah satu kelebihan Anies Baswedan adalah membangun prasarana yang indah dan enak dipandang mata. Ia menyebut Anies menata Ibu Kota dengan seni.

"Salah satu kelebihan Gubernur Anies dalam membangun prasarana fisik, juga menampilkan seni yang indah dan enak dipandang mata," tulis Musni di websitenya arahjaya.com, seperti dilihat netralnews.com, Sabtu (14/8/2021).

Pujian itu dilontarkan Musni terkait pembangunan jembatan layang atau skybridge yang mengintegrasikan halte TransJakarta Centrale Stichting Wederopbouw (CSW) dengan Stasiun MRT ASEAN. 

"Sebagai bukti, proyek skybridge yang mengintegrasikan halte TransJakarta dengan Stasiun MRT ASEAN yang amat indah dan mengagumkan," ujarnya.

"Anies telah mengunggah foto-foto yang menggambarkan cantiknya skybridge MRT ASEAN-Halte Transjakarta CSW dengan lampu warna-warni di malam hari," ungkap Musni.

Menurutnya, skybridge itu bukan hanya indah dan cantik, tetapi juga memudahkan warga Jakarta untuk menggunakan layanan transportasi MRT dan TransJakarta karena sudah terintegrasi kedua moda transportasi tersebut.

"Kalau dulu, berbagai moda transportasi tidak terkoneksi antara satu dengan yang lain, sehingga warga harus jalan kaki dan naik turun ratusan anak tangga untuk berpindah moda," ujarnya.

"Alhamdulillah, berkat integrasi moda transportasi yang dilaksanakan Gubernur Anies dan jajarannya, sudah terwujud transit dari Halte TransJakarta CSW ke Stasiun MRT ASEAN dan sebaliknya," jelas Musni.

Lebih lanjut, Rektor Universitas Ibnu Chaldun (UIC) itu menyebut terintegrasinya moda transportasi Transjakarta dan MRT akan memudahkan warga Jakarta untuk melakukan perjalanan di manapun di DKI Jakarta dengan biaya murah, nyaman dan aman.

"Insya Allah integrasinya kedua moda transportasi ini akan memudahkan dan pasti menyenangkan bagi siapa saja yang melakukan perjalanan, apakah mau ke kantor, beraktivitas, olahraga, berbelanja atau berwisata," kata Musni.

"Terintegrasinya kedua moda transportasi yaitu Transjakarta dan MRT akan memudahkan warga Jakarta untuk melakukan perjalanan di manapun di DKI Jakarta dengan biaya murah, nyaman dan aman," pungkasnya.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Sesmawati