Netral English Netral Mandarin
02:52wib
Relawan Sahabat Ganjar kembali melakukan deklarasi mendukung Ganjar Pranowo untuk maju sebagai calon presiden 2024. Penembakan seorang ustad bernama Armand alias Alex di depan rumahnya Jalan Nean Saba, Kelurahan Kunciran, Kecamatan Pinang, Tangerang hingga kini masih menjadi misteri.
Musni Sebut RI dan AS Bantu Afghanistan, FH: Berangkatlah Mus ke Afghanistan, Jangan Seret2...

Rabu, 15-September-2021 10:15

Musni Umar
Foto : Istimewa
Musni Umar
4

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Musni Umar menyatakan bahwa Pemerintah Indonesia dan Amerika Serikat tekah  membantu Afghanistan yang diduga bakal mengalami situasi ekonomi buruk. 

Namun, mantan politikus Demokrat, Ferdinand Hutahaean malah menyindir Musni dengan meminta Musni Umar agar berangkat ke Afghanistan. 

“Afganistan sdg alami kekeringan dan tdk lama lagi musim dingin. Rakyat Afganistan amat memerlukan bantuan. RI dan AS dan negara2 dunia bantu,” kata Musni Umar sambil membagikan tautan vedeo Youtube-nya.

“Berangkatlah Mus ke Afgan, bantu wanita dan anak2 disana. Jangan seret2 Indonesia membantu teroris…!!” kata Ferdinand Hutahaean menanggapi melalui akun Twitternya, Rabu 15 September 2021.

Sebelumnya diberitakan, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) meminta negara lain untuk memberikan bantuan ekonomi kepada Afghanistan agar tidak terjerumus krisis parah. PBB menyatakan Afghanistan yang kini dipimpin Taliban membutuhkan bantuan demi menghindari kehancuran ekonomi.

Hal itu disampaikan utusan perwakilan khusus Sekretariat Jenderal PBB di Afghanistan, Deborah Lyons seperti diberitakan AFP, Kamis (9/9).

"Sebuah modus vivendi harus ditemukan dan secepatnya yang membuat uang tetap mengalir masuk ke Afghanistan guna mencegah kehancuran total ekonomi dan sosial," kata dia seperti diberitakan AFP.

Lyons menganggap itu perlu. Jika tidak, Afghanistan berpotensi masuk ke dalam krisis ekonomi yang parah hingga membuat jutaan orang kelaparan.

Hal itu pun bisa membuat semakin banyak warga Afghanistan yang mengungsi ke negara lain demi menghindari krisis. Kemunduran bagi generasi Afghanistan tak pelak terhindarkan jika itu benar-benar terjadi.

Lyons setuju perlu ada pengawasan ketat terhadap uang yang diberikan negara lain. Itu dinilai perlu guna memastikan Taliban menggunakan bantuan uang dengan tepat.

"Pengawasan harus dibuat untuk memastikan uang ini dipakai secara tepat dan tidak disalahgunakan," kata Lyons.

Meski demikian Lyons berharap negara-negara lain agar tidak terlalu cemas dengan Taliban. Lebih baik memberikan bantuan ekonomi terlebih dahulu, lalu melihat bagaimana Taliban membuktikan bahwa mereka benar-benar fleksibel dan menghormati HAM.

Lyons menganggap itu penting karena Afghanistan termasuk negara termiskin berdasarkan data milik PBB. Sebanyak 72 persen warganya hanya bisa memenuhi kebutuhan $1 per hari.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Nazaruli