Netral English Netral Mandarin
09:15 wib
Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto menggugat pemerintah Indonesia membayar ganti rugi sebesar Rp56 miliar terkait penggusuran dalam proyek pembangunan Tol Depok-Antasari di Jakarta Selatan. Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono mengonfirmasi bahwa Kabareskrim Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo akan dilantik Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) jadi Kapolri pada Rabu (27/1).
Musni Umar Doakan Sandiaga Uno Jadi Menteri Kelautan dan Perikanan

Senin, 30-November-2020 08:30

Rektor Universitas Ibnu Chaldun sekaligus Sosiolog Musni Umar
Foto : Twitter
Rektor Universitas Ibnu Chaldun sekaligus Sosiolog Musni Umar
14

JAKARTA, NETRALNEW.COM – Rektor Universitas Ibnu Chaldun sekaligus Sosiolog Musni Umar mendoakan Sandiaga Uno menjadi Menteri Kelautan dan Perikanan. Dia harap jabatan tersebut diberikan pada Sandiaga sebagai suatu amanah menggantikan Edhy Prabowo.

Musni juga komentari adanya usulan Legislator Fadli Zon sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan. Menurut Musni, sebaiknya Fadli tetap ada di DPR.

Musni menilai, Fadli Zon merupakan legislator yang hebat, berani, dan kritis. Fadli juga dinilai mampu menjadi penyambung lidah rakyat Indonesia.



“Sebagai sosiolog saya mendoakan Dr Sandiaga S. Uni diberi amanah menjadi Menteri KKP RI,” kata Musni, dikutip dari cuitannya, Senin (30/11/2020).

Pernyataan ini disampaikan Musni menanggapi sebuah berita yang memberitakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) tengah mencari Menteri Kelautan dan Perikanan, pengganti Edhy. Lantas muncul nama tokoh seperti Sandiaga dan Fadli Zon.

Seperti diketahui, Menteri Kelautan dan Perikanan sebelumnya, Edhy tersandung kasus korupsi benih benur. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) lantas menetapkan Edhy bersama enam orang lainnya sebagai tersangka korupsi.

Sebagai informasi, Sandiaga sendiri dikenal sebagai pengusaha dan politisi di Indonesia. Dia sempat memenangkan Pemilihan Umum Gubernur DKI Jakarta pada 2017 dengan Anies Baswedan.

Pria berusia 51 tahun itu kemudian memulai masa jabatannya sebagai wakil Gubernur DKI Jakarta pada Oktober 2017. Pada September 2018, dia mengundurkan diri dan maju sebagai Calon Wakil Presiden bersama Prabowo Subianto pada Pemilihan Presiden 2019 lalu.

 

Reporter : Martina
Editor : Nazar