Netral English Netral Mandarin
15:02wib
LSI Denny JA menilai, PDI Perjuangan berpotensi akan mengalami kekalahan jika mengusung Ketua DPR Puan Maharani sebagai calon presiden pada Pemilihan Presiden 2024 mendatang. Profesi Perhimpunan Ahli Epidemiologi Indonesia menegaskan fasilitas kesehatan di Indonesia bisa tumbang dalam 2-4 minggu jika pengendalian pandemi tidak diperketat.
Musni Umar: Kezaliman dan Kebiadaban Israel Sudah Luar Biasa

Minggu, 16-Mei-2021 07:12

Sosiolog Musni Umar
Foto : Istimewa
Sosiolog Musni Umar
16

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Sosiolog Musni Umar mengatakan, penjajahan Israel atas Palestina sudah di luar batas kemanusiaan dan kebiadaban.

Hal tersebut disampaikan Musni dalam tulisan berjudul 'Israel Jajah Palestina: Kezaliman dan Kebiadaban Israel Sudah Luar Biasa', yang diunggah di akun Twitternya, Minggu (16/5/2021).

"Negara zionis Israel yang menjajah dan menguasai Palestina, sudah diluar batas kemanusiaan dan kebiadaban," kata Musni.

"Bukan saja mereka berbuat zalim dan tidak adil terhadap bangsa Palestina di wilayah pendudukan yang dikuasai, tetapi dijalur Gaza yang dikuasai Hamas, diblokade berpuluh tahun lamanya, sehingga wilayah itu tak obahnya penjara besar di dunia," sambungnya. 

Musni menyebut, bangsa Palestina yang berada di Gaza, hidup dalam serba keterbatasan dan penderitaan karena semua dibatasi oleh Israel.

Dalam keadaan yang serba sulit itu, lanjut Musni, mereka bangkit dan berjuang untuk mewujudkan kemerdekaan.

"Mereka menyadari perjuangan mewujudkan kemeredekaan melalui diplomasi seperti yang dilakukan pemimpin Palestina Yasser Arafat gagal mewujudkan kemerdekaan," ujarnya. 

Menurut Rektor Universitas Ibnu Chaldun (UIC) ini, Israel tidak bisa ditaklukkan dengan diplomasi karena merasa Amerika Serikat dan negara barat di belakangnya.

"Maka satu-satunya cara yang bisa ditempuh ialah perang seperti yang dicontohkan Mehmed ll (Muhammad Al Fatih) di Turki, ketika menaklukkan Konstantinopel, ibukota kekaisaran Romawi Timur pada abad pertengahan, bukan dengan diplomasi tetapi dengan perjuangan bersenjata," ungkapnya.

"Hanya dengan persatuan, kepempinan yang kuat, militer yang terlatih dan berani serta bersenjataan yang hebat, bisa mengalahkan musuh. Allah pasti menolong hambanya yang berjuang melawan kezaliman dan kebiadaban," jelas Musni.

Terkait hal itu, Musni menyatakan membela dan mendukung kelompok Hamas yang sedang berperang melawan Israel di tanah Palestina.

Alasan mendukung Hamas, kata Musni, karena didorong oleh semangat kemanusian, persaudaraan, serta semangat melawan kezaliman dan kebiadaban yang dilakukan Israel. "Kita membela, mendukung dan mendoakan Hamas yang sedang berperang melawan penjajahan Israel di tanah Palestina adalah karena didorong oleh semangat kemanusian, persaudaraan, dan semangat melawan kezaliman dan kebiadaban yang sudah berpuluh tahun dilakukan oleh zionis Israel," pungkasnya. 

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Sesmawati