Netral English Netral Mandarin
12:59 wib
Tersiar informasi bahwa Kejaksaan Agung memeriksa Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan karena adanya unrealized loss investasi. Dibalik suksess harum bumbu masak mi instan indomie ternyata ada Hj Nunuk Nuraini yang kemarin, Rabu, (27/1/2021), tutup usia.
Musni: Aksi 1812 Tidak Besar Karena Rakyat dan Umat Dihambat ke Istana Negara

Sabtu, 19-December-2020 09:55

Sosiolog Musni Umar.
Foto : Youtube
Sosiolog Musni Umar.
10

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Sosiolog Musni Umar berpendapat, Aksi 1812 di Jakarta pada Jumat (18/12/2020) kemarin, tidak sebesar aksi-aksi sebelumnya karena aparat melakukan penyekatan di berbagai sudut jalan untuk menghambat massa yang ingin ikut dalam aksi tersebut. 

Diketahui, Aksi 1812 digelar oleh Aliansi Nasional Anti Komunis (Anak) NKRI yang merupakan gabungan sejumlah ormas, seperti Front Pembela Islam (FPI), Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Ulama (GNPF-U) dan Persaudaraan Alumni (PA) 212.

"Aksi 1812 tidak besar karena dilakukan penyekatan di berbagai sudut jalan untuk hambat rakyat dan umat ke Jakarta - Istana Negara," tulis Musni di akun Twitternya, Sabtu (19/12/2020). 



Rektor Universitas Ibnu Chaldun (UIC) Jakarta itu menambahkan, Aksi 1812 tidak besar bukan karena persoalan isu yang disuarakan dalam aksi bertajuk 'Tegakkan Keadilan, Selamatkan NKRI' itu. 

Adapun Anak NKRI menggelar Aksi 1812 untuk menuntut pengusutan kasus tewasnya 6 Laskar FPI dan pembebasan Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab (HRS). 

"Bukan karena isu yang disuarakan tidak mewakili kepentingan umat dan bangsa. Isunya kemanusiaan yang adil dan beradab atas penembakan 6 Laskar FPI, HRS dan kriminalisasi ulama," cuit Musni Umar.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Sulha Handayani