Netral English Netral Mandarin
01:25wib
Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo mewacanakan mengganti maskapai BUMN PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk dengan Pelita Air milik PT Pertamina (Persero). Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) akan menggelar unjuk rasa mengevaluasi 2 tahun kinerja Jokowi-Ma'ruf bersama Gerakan Buruh Bersama Rakyat (Gebrak), Kamis (28/10).
Mustofa: Dulu pas Pak Gatot Nurmantyo Panglima, Terasa Banget Gairah Tentaranya, Tak Sekedar Gairah di Medsos, Kenapa?

Rabu, 14-Juli-2021 09:13

Mustofa Nahrawardaya
Foto : CNN Indonesia
Mustofa Nahrawardaya
18

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Politikus Mustofa Nahrawardaya mencuit tentang kondisi TNI yang menurutnya saat ini kurang bergairah menjaga negerinya. Situasinya sangat berbeda dengan masa kepemimpinan Gatot Nurmantyo. 

“Dulu pas Pak Gatot Nurmantyo Panglima, benar-benar terasa banget gairah tentaranya. TNI punya wibawa dan aura sebagai garda terdepan penjaga negeri. Tidak sekedar gairah di medsos. Kenapa bisa begitu ya,” kata Mustofa Nahrawardaya, Rabu 14 Juli 2021.

Sementara secara terpisah, agak berbeda dengan pernyataan Mustofa, TNI justru sedang proaktif membantu menangani pandemi Covid-10.

Juru Bicara Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) Dedy Permadi mengatakan, TNI akan ikut turun tangan dalam penanganan pasien Covid-19. 

Hal ini disampaikan Juru Bicara Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) Dedy Permadi dalam siaran YouTube Sekretariat Presiden, Sabtu (10/7/2021). 

"Atas arahan Bapak Presiden Joko Widodo, TNI akan turut melakukan penanganan pasien Covid-19 yang tidak bergejala atau bergejala ringan," kata Dedy, Sabtu. 

Dia menyebutkan, penanganan pasien Covid-19 yang akan dilakukan oleh TNI tentunya akan didukung oleh dokter dan tenaga kesehatan yang ada serta tambahan tenaga kesehatan dan dokter yang sedang dalam masa pendidikan. 

Menurut Dedy, penentuan lokasi selter nantinya akan ditentukan bersama Kementerian Kesehatan. 

"Untuk menghindari tumpang tindih dengan upaya-upaya yang dilakukan puskesmas," ucap dia. 

Lebih lanjut, Dedy mengatakan, Koordinator PPKM Darurat telah memberi arahan kepada TNI dan Polri untuk memetakan peluang penambahan tempat perawatan pasien tersebut.

"Diharapkan seluruh komando daerah militer atau Kodam beserta jajarannya memberikan opsi penambahan rumah sakit," ucap dia. 

Selain itu, Dedy mengatakan TNI akan memberikan bantuan pendistribusian paket obat yang disediakan Kementerian BUMN. 

Pemerintah, kata Dedy, sangat mengapresiasi pengabdian para personel TNI dan Polri, khususnya di masa pandemi Covid-19. 

"Kemenkes dan Satgas Covid-19 di BNPB akan mendukung penyediaan barang atau alat kesehatan yang diperlukan," ucap dia dinukil Kompas.com.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Sulha Handayani