Netral English Netral Mandarin
11:56wib
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres memperingatkan dunia berada di jalur bencana lantaran pemanasan global yang terus berlangsung. Uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) terhadap 11 calon hakim agung usulan Komisi Yudisial (KY) di Komisi III DPR akan digelar pada pekan depan.
Mustofa Nahrawardaya: Bagi yang Kemarin Telanjur Memaki2 Bank Syariah Segera Tobat, Ingatlah...

Kamis, 29-Juli-2021 07:00

Mustofa Nahrawardaya
Foto : Twitter/Mustofa Nahrawardaya
Mustofa Nahrawardaya
11

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Politikus Mustofa Nahrawardaya menanggapi pernyataan Jusuf Hamka yang akhirnya meminta maaf karena memaki Bank Syariah. 

“CLEAR YA. Bagi yang kemarin terlanjur memaki2 Bank Syariah, segera tobat. Terutama yg nggerakin akun2 berekor deretan angka, ingatlah akherat. Kalian nanti juga binasa!” kata Mustofa dinukil Netralnews. Kamis 29 Juli 2021.

Untuk diketahui, Pengusaha Jusuf Hamka memberikan klarifikasi atas pernyataannya yang bikin heboh mengenai bank syariah swasta kejam dan zalim.Pernyataan bos PT Citra Marga Lintas Jabar (CMLJ) itu menjadi viral dan berdampak luas terhadap persepsi publik mengenai perbankan syariah.

Dikutip detikcom dari keterangan tertulisnya, Minggu (25/7/2021), Jusuf Hamka menyampaikan klarifikasi sebagai berikut:

1. Saya mohon maaf kepada semua pihak bahwa saya tidak bermaksud menuduh atau mendiskreditkan perbankan syariah kejam. Pernyataan tentang perbankan syariah yang dalam pemberitaan disebutkan "kejam" tersebut adalah respon jawaban spontan saya terhadap pertanyaan wartawan dan pertanyaan host salah satu acara podcast youtube.

2. Kami mendukung sepenuhnya perbankan syariah dan saat ini kami telah menggunakan pembiayaan dari bank syariah untuk pembangunan infrastruktur jalan tol di Bandung dan kami juga akan mendapatkan fasilitas pembiayaan perbankan syariah untuk proyek infrastruktur jalan tol lainnya yang nilainya juga cukup besar.

3. Permasalahan yang terjadi sebenarnya bukan terkait sistem dan perbankan syariah, melainkan terkait hubungan nasabah dengan bank dimana ada proses negosiasi dalam penyelesaian kewajiban pembiayaan yang belum memperoleh kesepakatan antara kami selaku nasabah dengan sindikasi bank syariah yang terdiri dari beberapa bank syariah.

4. Permasalahan tersebut menyangkut pelunasan dipercepat atas pembiayaan sindikasi dari bank syariah, dimana terdapat persepsi dan perbedaan perhitungan kewajiban pelunasan tersebut antara perhitungan dari pihak kami dengan pihak bank sindikasi.

Baca juga:Laporkan Bank Syariah ke Polisi, Jusuf Hamka: Sudah Naik Sidik5. Sebenarnya pihak kami dan bank syariah sindikasi sudah melakukan beberapa kali pertemuan dan mencapai kesepakatan dalam beberapa hal, namun masih ada hal yang masih belum memperoleh kesepakatan dari kami.

6. Pembiayaan sindikasi tersebut dikucurkan sindikasi 7 (tujuh) bank syariah kepada PT Citra Marga Lintas Jabar (CMLJ) pada tahun 2016. PT CMLJ mendapatkan fasilitas pembiayaan sindikasi senilai Rp 834 miliar, dengan akad pembiayaan Al Murabahah (akad pembiayaan jual beli) dengan indikasi yield/marjin setara 11%, tenor 14 tahun (168 bulan), untuk proyek pembangunan jalan tol Soreang - Pasirkoja Bandung (Soroja).

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Sulha Handayani