Netral English Netral Mandarin
20:23wib
Partai Ummat  menyinggung dominansi Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan dalam evaluasi tujuh tahun kepemimpinan Presiden Joko Widodo. China kembali menggertak Amerika Serikat setelah Presiden Joe Biden menyatakan bahwa ia akan membela Taiwan jika Negeri Tirai Bambu menyerang.
Mustofa: Percayalah! PKI atau Penggantinya Nggak Bakal Sukses Gulingkan Pemerintah kayak Taliban

Kamis, 19-Agustus-2021 16:45

Mustofa Nahrawardaya
Foto : CNN Indonesia
Mustofa Nahrawardaya
11

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Mustofa Nahrawardaya menyampaikan pendapatnya bahwa perjuangan Taliban tak akan ada yang mempau menyamainya. 

“Percayalah, PKI atau apapun nama penggantinya saat ini, enggak bakal sukses menggulingkan pemerintah, kayak Taliban di Afghanistan. Berat!” kata Mustofa melalui akun Twitternya, Kamis 19 Agustus 2021.

“Taliban, difitnah sejak 80-an, enggak mbalas. Gak sempat. Sibuk ngurusi persoalan internal mereka. Mereka berperang mengusir dua negara adidaya. Sukses,” imbuh Mustofa.

Ia kemudianm membelokkan pendapatnya ke persoalan buzzeRp.

“Gak pakai topi baja. Gak pakai drone. Gak pakai propaganda film. Lha para #buzzeRp mau melumpuhkan Taliban hanya pakai twitter,” tandas Mustofa.

Untuk diketahui, setelah berhasil menguasai Afghanistan, jajaran pemimpin Taliban berjanji untuk menunjukkan diri mereka kepada dunia dan tidak akan bersembunyi lagi.

Seorang pejabat Taliban pada Rabu (18/8) menegaskan, pihaknya akan lebih terbuka, tidak seperti 20 tahun terakhir di mana para pemimpinnya sebagian besar hidup secara rahasia.

"Perlahan, secara bertahap, dunia akan melihat semua pemimpin kami, tidak akan ada bayangan kerahasiaan," kata pejabat senior Taliban, yang menolak disebutkan namanya, kepada Reuters.

Pejabat itu mengatakan, anggota Taliban telah diperintahkan untuk tidak merayakan penguasaan mereka di Afghanistan untuk memberikan rasa aman. Tapi, semua warga sipil harus menyerahkan senjata dan amunisi.

Dalam konferensi pers pertamanya pada Selasa (17/8), juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid menegaskan, kelompoknya tidak ingin konflik terus terjadi.

Para pemimpin Taliban disebut telah memaafkan semua pihak yang melawan mereka. Taliban memastikan tidak akan melakukan balas dendam.

Sejumlah janji turut disampaikan, termasuk menjamin hak-hak perempuan dalam bersekolah dan bekerja selama syariat Islam tetap ditegakkan.

Para pejabat Taliban juga berjanji untuk tidak akan berselisih dengan negara lain dan memberikan jaminan keamanan kepada masyarakat internasional, termasuk Amerika Serikat yang selama ini memerangi mereka.

Demi kelangsungan hubungan internasional, Taliban berjanji untuk menjaga semua delegasi asing yang ada di Afghanistan, baik kedutaan dan stafnya atau perwakilan asing lainnya.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Irawan HP