Netral English Netral Mandarin
14:04wib
Partai Ummat  menyinggung dominansi Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan dalam evaluasi tujuh tahun kepemimpinan Presiden Joko Widodo. China kembali menggertak Amerika Serikat setelah Presiden Joe Biden menyatakan bahwa ia akan membela Taiwan jika Negeri Tirai Bambu menyerang.
NasDem Minta Operasional RT/RW Dinaikan Sesuai UMR

Selasa, 12-Oktober-2021 07:30

Anggota Fraksi NasDem DPRD DKI, Jupiter
Foto : Istimewa
Anggota Fraksi NasDem DPRD DKI, Jupiter
6

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Anggota legislator asal NasDem, Ahmad Lukman Jupiter menilai operasional Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RT) masih minim.

Hal tersebut dikatakan Jupiter, mengingat peran RT/RW sebagai garda terdepan dalam menjembatani aspirasi masyarakat dengan Pemerintah Daerah serta menjadi penengah penyelesaian persoalan dilingkungan. 

Untuk itu dirinya meminta, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menaikan Operasional RT/RW sesuai Upah Minimum Regional (UMR) DKI Jakarta. 

Jupiter menilai, Operasional RT sebesar Rp 2 juta dan RW Rp 2,5 juta saat ini tidak efektif dalam mendukung program-program kegiatan RT dan RW diwilayahnya. 

"Dalam rapat banggar beberapa lalu saya menyampaikan operasional RT dan RW tidak sesuai dengan tanggung jawab yang dipikul. Saya minta kepada Gubernur DKI Jakarta agar operasional RT dan RW sesuai dengan UMR yang telah ditetapkan Pemprov DKI Jakarta," kata Jupiter saat ditemui di ruangannya, Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (11/10/2021). 

Selain itu Jupiter juga meminta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk melakukan revisi Peraturan Gubernur (Pergub) DKI No 171 Tahun 2016 Tentang Pedoman RT/RW. Dalam Pergub itu hanya dua periode saja padahal sebelumnya masa jabatan RT dan RW bisa seumur hidup sebelum adanya Pergub ini. 

"Saya meminta agar perubahan Pergub pedoman RT dan RW tersebut dirubah karena sepanjang RT dan RW masih dipercaya masyarakat untuk menjadi RT dan RW maka tidak dibatasi jangan hanya dua periode saja," imbuhnya. 

Menurut Jupiter, jabatan RT dan RW bukanlah jabatan politis melainkan hanya jabatan sosial dan selama masyarakat masih percaya maka tinggal meneruskan masa jabatannya.

 "Karena jika ada Ketua RT dan RW yang baru terpilih tentunya akan belajar kembali kondisi diwilayahnya dan masih menyesuaikan lagi," tandasnya.

Reporter : Wahyu Praditya P
Editor : Sulha Handayani