Netral English Netral Mandarin
10:20 wib
Uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) calon Kapolri akan digelar pada Rabu (20/1/2021). Polda Metro Jaya menjadwalkan pada Rabu (20/1/2021) gelar perkara terkait kasus dugaan pelanggaran protokol kesehatan (prokes) dalam acara ulang tahun Ricardo Gelael yang dihadiri Raffi Ahmad.
Negara Lain Beli Vaksin Pfizer, HNW: Presiden Jokowi Mestinya... 

Kamis, 17-December-2020 11:43

Wakil Ketua MPR, Hidayat Nur Wahid
Foto : Istimewa
Wakil Ketua MPR, Hidayat Nur Wahid
10

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid (HNW) mengatakan, seperti banyak negara lain, China ternyata membeli Vaksin Pfizer. 

HNW juga ketahui, Brazil malah batalkan pembelian Vaksin Sinovac. Selain itu, produsen Vaksin Sinovac diketahui HNW masih meragukan efektifitas vaksinnya. 

"Presiden @jokowi mestinya hanya gratiskn vaksin terbaik/teraman unt masyarakat, apalagi beliau yg pertama akan divaksin," kata HNW, dikutip dari cuitannya, Kamis (17/12/2020).



Sebelumnya HNW bersyukur karena Presiden Jokowi menggratiskan Vaksin Covid-19 untuk semua masyarakat. Menurutnya ini terjadi karena Presiden Jokowi telah mendengarkan berbagai masukkan. "Alhamdulillah&Trims," kata HNW.

Bagi HNW, tentunya Jokowi tidak mau kalah dengan PM Singapura. Diketahui PM Singapura selain menggratiskan juga siap jadi pihak pertama yang disuntik Vaksin Covid-19. 

Seperti diketahui, vaksin bermerek Sinovac sebanyak 1,2 juta dosis telah tiba di Indonesia pada 6 Desember 2020 lalu. Vaksin tersebut telah menempuh rute Beijing-Jakarta.

Vaksin yang tiba tersebut merupakan vaksin yang sudah diuji klinis di beberapa tempat. Termasuk di Bandung yang sudah dimulai sejak bulan Agustus 2020.

Menteri Kesehatan Teawan Agus Putranto menjabarkan setibanya di Indonesia, vaksin segera mendapat persetujuan penggunaan pada masa darurat Emergency Use Authorization (EUA) dari Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) serta sertifikat kehalalan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Menkes juga tegaskan, pemerintah hanya menyediakan vaksin yang terbukti aman dan lolos uji klinis sesuai rekomendasi dari WHO.

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Nazaruli