Netral English Netral Mandarin
16:41 wib
Tersiar informasi bahwa Kejaksaan Agung memeriksa Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan karena adanya unrealized loss investasi. Dibalik suksess harum bumbu masak mi instan indomie ternyata ada Hj Nunuk Nuraini yang kemarin, Rabu, (27/1/2021), tutup usia.
Neno Warisman Protes ke Presiden Macron Pakai Bahasa Prancis, Bicara Apa?

Senin, 02-November-2020 10:49

Foto :
10

 

 

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Artis Lawas Neno Warisman sampaikan protes kepada Presiden Prancis Emmanuel Macron. Tak tanggung-tanggung, penyanyi ini sampaikan protesnya menggunakan Bahasa Prancis. 



 

Neno sampaikan protes isu yang tengah hangat ini di kanal Youtube pribadinya. Dia berbicara secara tegas menggunakan Bahasa Prancis, didukung gestur tubuh yang percaya diri. 

 

Lantas protes apa yang Neno sampaikan kepada Presiden Macron? Berikut yang disampaikan Neno dalam Bahasa Prancis dan telah diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia, dikutip dari pernyataan di kanal Youtubenya, Senin (2/11/2020).

 

"Bismilah. 

Bapak Presiden Macron, sebagai seorang perempuan terpelajar, prinsip-prinsip Prancis yang berlandaskan kebebasan, kesetaraan, dan persaudaraan.

 

Dan seperti banyak wanita di seluruh dunia, kami juga konsumen produk bermerek Prancis. Namun ketika mendengar pernyataan-pernyataan anda tentang Rosullulah Muhammad SAW dan Islam Agama kami, berdalih kebebasan berpendapat, hal itu membuat kami menyatakan kekecewaan yang sangat mendalam.

 

Islam adalah agama yang sangat menghargai keberagaaman. Sebagai muslim kami ingin anda tahu bahwa pelecehan terhadap Nabi kami, Rosullulah Muhammad SAW, adalah perbuatan yang sangat buruk, yang menyakiti umat muslim di seluruh dunia.

 

Kami tidak membenci agama lain. Tidak pernah. Kami juga tidak menghina simbol-simbol agama lain. Itu benar. 

 

Berbagai negara telah memboikot produk-produk Prancis. Tidak hanya Umat Islam yang memprotes Anda. Tetapi juga semua orang yang memahami arti rasa kebenaran dan keadilan. Mereka juga menentang Anda sekarang.

 

Dan terakhir Bapak Presiden, jika Anda ingin dunia tahu bahwa Prancis adalah negara yang mencintai perdamaian, anda harus meminta maaf kepada seluruh umat Islam di seluruh dunia. 

Demikian,".

Reporter : Martina
Editor :