Netral English Netral Mandarin
13:05 wib
Uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) calon Kapolri akan digelar pada Rabu (20/1/2021). Polda Metro Jaya menjadwalkan pada Rabu (20/1/2021) gelar perkara terkait kasus dugaan pelanggaran protokol kesehatan (prokes) dalam acara ulang tahun Ricardo Gelael yang dihadiri Raffi Ahmad.
Jelang Akhir Tahun, Neraca Perdagangan November Malah Surplus

Senin, 21-December-2020 12:00

Jelang Akhir Tahun, Neraca Perdagangan November  Malah Surplus.
Foto : Bisnis
Jelang Akhir Tahun, Neraca Perdagangan November Malah Surplus.
10

JAKARTA, NETRALNEWS.COM -  Neraca perdagangan bulanan Indonesia kembali mencatat surplus pada bulan November 2020. Capaian ini melanjutkan tren surplus neraca perdagangan yang telah terjadi sejak periode Mei 2020.

“Surplus perdagangan November 2020 mencapai USD 2,61 miliar. Meskipun surplusnya menurun dibandingkan surplus Oktober lalu yang sebesar USD 3,58 miliar, surplus November ini merupakan surplus tertinggi ketiga yang dicatatkan sepanjang 2020,” ujar Menteri Perdagangan Agus Suparmanto, dalam siaran persnya, Senin, (21/12/2020).

Selain itu, lanjut Mendag, surplus perdagangan bulan November berbeda dengan surplus yang terjadi sebelumnya. Surplus ini terjadi karena adanya pertumbuhan ekspor yang lebih tinggi dari pertumbuhan impor, bukan akibat impor yang melemah lebih dalam dibanding ekspor.



Mendag Agus menjelaskan, surplus neraca perdagangan Indonesia periode November 2020 bersumber dari surpus sektor nonmigas sebesar USD 2,94 miliar dan defisit migas USD 322,9 juta. Meskipun defisit migas bulan November mengalami penurunan, namun surplus neraca perdagangan secara total lebih rendah dibandingkan surplus bulan Oktober lalu. Penurunan surplus neraca perdagangan bulan November ini dilatarbelakangi adanya penurunan surplus nonmigas yang cukup besar jika dibandingkan surplus nonmigas Oktober.

Surplus neraca nonmigas November 2020 sebesar USD 2,94 miliar, turun USD 1,10 miliar dibandingkan surplus neraca nonmigas Oktober 2020 yang sebesar USD 4,04 miliar. Sementara pada sisi migas, defisit neraca migas November sebesar USD 322,9 juta, turun USD 142,5 juta dibandingkan defisit migas pada Oktober lalu yang sebesar USD 465,4 juta.

Ekspor November 2020 tumbuh lampaui kinerja ekspor November 2019

Pada November 2020 ekspor Indonesia tercatat sebesar USD 15,28 miliar, tumbuh 6,36 persen (MoM) atau 9,54 persen (YoY). Mendag menyampaikan, pertumbuhan ekspor bulan November 2020 didorong terjadinya pertumbuhan ekspor antara lain produk lemak dan minyak nabati naik, bahan bakar mineral, besi dan baja, serta mesin dan peralatan dari mesin. Secara sektoral semua sektor berkontribusi positif terhadap pertumbuhan ekspor bulan November, dimana sektor pertanian tumbuh 6,33 persen (MoM) atau 33,33 persen (YoY), sektor manufaktur 2,95 persen (MoM) atau 14,47 persen (YoY), dan sektor pertambangan naik 25,08 persen (MoM) atau menurun 2,05 persen (YoY).

Di tengah pandemi pandemi Covid-19, secara kumulatif total ekspor Indonesia selama Januari-- November 2020 mencapai USD 146,78 miliar, sedikit mengalami penurunan yaitu 4,22 persen (YoY). Pada sektor nonmigas, sepanjang Januari--November 2020 ekspor sektor nonmigas turun sebesar 2,18 persen, begitu juga dengan ekspor sektor migas turun 31,59 persen.

 

Reporter :
Editor : Sulha Handayani