• News

  • Bola

Hari Ini FIFA Pilih Presiden Baru


ZURICH - NETRALNEWS - Jumat, 26 Februari 2016, menjadi hari yang bersejarah bagi Federasi Sepakbola Internasional (FIFA). Sebabnya, bertempat di Zurich, Swiss, FIFA menggelar Kongres Luar Biasa yang agenda utamanya memilih sosok presiden yang baru menggantikan Sepp Blatter.

Seperti diketahui, menyusul krisis korupsi yang terjadi dalam tubuh FIFA, Blatter mendapat skorsing selama 6 tahun (hasil keputusan Komisi Banding). Demikian pula halnya dengan mantan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Jerome Valcke, dan Wakil Presiden FIFA yang juga menjabat sebagai Presiden UEFA, Michel Platini.

Sampai beberapa jam sebelum proses pemungutan suara dilangsungkan, sebanyak lima kandidat resmi berhak maju dalam proses pemilihan. Kelima kandidat tersebut adalah Sheikh Salman bin Ebrahim al-Khalifa, Gianni Infantino, Prince Ali bin al-Hussein, Tokyo Sexwale, dan Jerome Champagne.

Sesuai dengan jadwal, setiap kandidat diberikan kesempatan untuk memaparkan program unggulannya selama 15 menit. Rencananya, sekitar pukul 12.00 GMT atau pukul 19.00 WIB, proses pemilihan presiden melalui voting akan digelar.

Sebanyak 209 negara anggota FIFA mempunyai hak untuk menentukan pilihannya. Namun, menyusul skorsing yang mendera Indonesia dan Kuwait, hanya 207 negara yang berhak memberikan suaranya.

Pemilihan presiden dipastikan akan berlangsung dalam satu putaran andaikata seorang kandidat mampu meraup dua pertiga dari total suara. Namun, jika tidak ada kandidat yang berhasil meraup suara dua pertiga, maka pemilihan akan dilanjutkan melalui putaran kedua. 

Dalam putaran ini, kandidat yang mendapat suara mayoritas mutlak atau terbanyak otomatis tampil sebagai Presiden FIFA yang baru. Jika tetap tidak terpenuhi, maka pemilihan akan berlanjut ke putaran ketiga. Di putaran ini, kandidat yang pada putaran kedua meraup suara terkecil bakal dicoret. FIFA memastikan presiden yang baru bakal terpilih pada hari ini.

Kabar yang berkembang, Sheikh Salman dan Infantino menjadi kandidat kuat untuk menggantikan Blatter. Salman diyakini bakal mendulang suara mayoritas dari negara-negara Afrika (CAF) dan Asia (AFC). Sementara, Infantino dipastikan didukung negara-negara Eropa yang tergabung dalam UEFA.

Berikut jumlah negara di masing-masing konfederasi:

Afrika (CAF) = 54
Eropa (UEFA) = 53
Asia (AFC) = 46
Amerika Tengah dan Utara (Concacaf) = 35
Oceania (OFC) = 11
Amerika Latin (Conmebol) = 10

Reporter : ME Gunawan
Sumber : BBC