• News

  • Bola

Hadapi Myanmar, Bima Sakti Tetap Gunakan Gaya Permainan Milla

Asisten pelatih timnas U-23 Bima Sakti.
Superball
Asisten pelatih timnas U-23 Bima Sakti.

BEKASI, NNC – Timnas Indonesia akan melakoni laga uji coba melawan Myanmar, Rabu (10/10/2018) besok di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang. Tim Garuda kali ini akan dipimpin oleh pelatih Bima SaktI yang mengisi posisi pelatih sementara semenjak ditinggal Luis Milla. Bima mengaku akan tetap menggunakan cara bermain seperti yang diterapkan Milla.

"Pemain sudah lama dengan saya. Skuat ini juga banyak pemain sewaktu di Asian Games," kata Bima dalam konferensi pers menjelang laga, Selasa (9/10/2018).

"Kami juga sudah punya pakem cara main Indonesia dan itu harus kami pertahankan. Tidak jauh beda, sih, dengan apa yang diterapkan oleh Milla," tambahnya.

Meski memakai taktik Milla, namun bukan berarti Bima tak melakukan perubahan. Menurutnya ada beberapa aspek yang masih harus diperbaiki, seperti halnya transisi dari bertahan ke menyerang.

"Ada beberapa (yang diperbaiki). Transisi bertahan ke menyerang akan kami benahi," kata dia.

Milla memiliki skema favorit 4-3-3. Permainan bola-bola bawah dengan mengandalkan kecepatan sayap dan pressing-pressing menjadi tampilan yang kerap disuguhkan pelatih Spanyol itu.

Timnas juga lebih berani membangun serangan mulai dari kiper. Para pemain kerap membentuk pola segi tiga untuk memudahkan pemain yang menguasai bola memilih opsi aliran bola.

Gaya main seperti itu terlihat jelas saat Indonesia menghadapi Uni Emirat Arab di 16 besar Asian Games 2018. Meski kalah dalam drama adu penalti, Indonesia bermain dengan sangat atraktif seperti yang sudah dijabarkan sebelumnya.

Reporter : Dimas Elfarisi
Editor : Widita Fembrian