• News

  • Bola

Sanksi FIFA Harus Dijadikan Momentum Pembenahan


JAKARTA, NETRALNEWS - Sanksi dari FIFA kepada Indonesia sejatinya dapat dijadikan fondasi utama untuk membangun tata kelola sepakbola Indonesia yang lebih baik. Hal itu diungkapkan Sekjen BOPI (Badan Olahraga Profesuonal Indonesia), Heru Nugroho, menyoal adanya rencana pencabutan SK pembekuan PSSI dari Kemenpora.

"Pembenahan total harus dilakukan di semua sendi sepakbola nasional. Baik dari sisi industri, pembinaan, maupun prestasi dengan adanya sanksi dari FIFA. Sebetulnya, momentum itu bagus untuk sepakbola kita," ungkap Heru ketika dihubungi NetralNews, Jumat (26/2/2016).

Heru tak berharap reformasi tata kelola sepakbola nasional mandeg karena ada sejumlah orang yang "masuk angin" karena mendapatkan pendekatan dari pihak-pihak yang selama ini justru membuat perkembangan sepakbola Indonesia menjadi lamban.

"Permafiaan di sepakbola nasional sudah menggurita. Jadi, semua harus dibereskan secara total. Inilah esensi reformasi yang ditunggu para pecinta dan stakeholder sepakbola nasional. Jangan melemah hanya karena tekanan politik dan pihak-pihak tertentu. Pemerintah, dalam hal ini negara, memang harus masuk dalam soal sepakbola, karena ini jati diri dan harkat martabat bangsa," tegas Heru.

Sebelumnya, FIFA telah memutuskan akan membahas sanksi kepada Indonesia dalam Kongres Tahunan FIFA di Meksiko 12-13 Mei 2016. Indonesia dan juga Kuwait yang menerima sanksi, dipastikan tidak bisa memberikan suara pada pemilihan presiden baru yang berlangsung hari ini di Zurich.

Reporter : Widita Fembrian
Editor : ME Gunawan