• News

  • Bola

Mourinho Bukan Pelatih Terbaik bagi Ibrahimovic

Ibra  lebih subur ketika dilatih Mourinho, setidaknya saat periode kedua di MU.
skysports
Ibra lebih subur ketika dilatih Mourinho, setidaknya saat periode kedua di MU.

LOS ANGELES, NETRALNEWS.COM - Zlatan Ibrahimovic dikenal sangat dekat dengan Jose Mourinho. Meski begitu, ternyata Mourinho bukanlan sosok pelatih terbaik yang pernah bekerja dengannya. Ibrahimovic yang kini tengah berkarir di Liga MLS Amerika Serikat, malah menyebut nama Fabio Capello sebagai pelatih terbaik yang pernah menanganinya.

Ibra dan Capello pernah bekerjasama di Juventus. Mereka memenangi dua scudetto. Namun keduanya dibatalkan karena kasus Calciopoli.

Menurut striker asal Swedia tersebut, Capello pantas jadi yang terbaik karena sifat tegas dan kejujurannya.

"Saya bisa menjelaskan masing-masing, tapi Fabio Capello yang menonjol. Dia bilang: Kamu cetak gol untuk saya, kalau kamu tak cetak gol untuk saya, kamu bisa duduk di tribune," ujar Ibrahimovic seperti dilansir Mirror.

"Saya suka itu. Saya suka keterbukaan. Saya tak mau seseorang bilang 'Wow, kamu yang terbaik, sungguh pemain yang menakjubkan'."

"Saya tak butuh mendengar sesuatu yang sudah saya tahu. Saya perlu seseorang yang menggosokkan api ke kulit saya," imbuhnya.

Bersama Capello, Ibrahimovic hanya mencetak 26 gol dari 92 penampilan. Sementara dalam asuhan Mourinho, dia mencetak 25 gol di Inter lalu bikin 29 gol dalam 53 laga di MU. Jika ukurannya gol, Ibra memang lebih subur ketika dilatih Mourinho, setidaknya saat periode kedua di MU.

Pada periode pertama di Inter Milan, koneksi Ibra-Mourinho berhasil memenangi satu scudetto. Sementara di Manchester United pada 2016-2018 mereka memenangi masing-masing satu gelar Piala Liga Inggris dan Liga Europa.

Meski tak memilihnya sebagai pelatih terbaik, namun Ibrahimovic tetap membela Mourinho terkait tudingan bahwa pria Portugal itu kerap kali terlalu mengumbar kritik di media.

"Ketika mereka bilang dia terlalu blak-blakan di media, kalau dia begitu tentang Anda di media, dia sudah bicara langsung ke Anda," katanya.

"Saya pernah mengalaminya di Inter, di mana kami tampil buruk di babak pertama dan di depan tim pada pergantian babak, dia mengkritik saya," tandas Ibrahimovic.

Reporter : Dimas Elfarisi
Editor : Widita Fembrian