• News

  • Bola

Drop di Usia 14 Tahun, Ini Kisah Demichelis di Allianz Explorer Camp 2019

Legenda Bayern Martin Demichelis (kanan) bersama jajaran Allianz Indonesia dan 8 penjelajah muda
Legenda Bayern Martin Demichelis (kanan) bersama jajaran Allianz Indonesia dan 8 penjelajah muda

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Legenda Bayern Munich, Martin Demichelis, menceritakan masa kecilnya. Marin kecil mengaku sangat terguncang dengan kematian ayah tercintanya saat masih berusia 14 tahun.

Hal ini diceritakan Demichelis dihadapan para orang tua dari pemenang Allianz Explorer Camp 2019, di Holywings Epicentrum, Karet Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan, Senin (24/6/2019).

"Peran orang tua sangat penting bagi karier pemain. Sebagai pemain, hari ini kamu patut berbangga. Besok, kamu sudah berjalan seperti biasanya," ujarnya.

"Saya berasal dari wilayah pedalaman di Argentina. Saya keluar rumah dengan usia 14 tahun. Saya harus ke Buenos Aires. Kota yang sangat besar. Tiga bulan setelah saya keluar dari rumah, ayah saya meninggal," tambahnya.

Bantuan menurutnya, justru datang dari psikolog setelah ayahnya wafat. "Kalau tidak bertemu psikolog, mungkin saya tak akan menjadi pesepak bola," katanya.

Sejak April sampai Juni 2019, sebanyak 2.000 remaja usia 14-16 tahun telah mendaftar Allianz Explorer Camp dan lebih dari 1.300 remaja terpilih mengikuti seleksi fisik yang diselenggarakan pada 22-23 Juni 2019.

Akhirnya terpilih delapan penjelajah muda yang akan mewujudkan mimpi mereka, yaitu Adinda Dwi Citra P dan Fariz FadiIla yang akan terbang ke Munich Camp di Jerman pada 22-27 Agustus 2019, serta Azrazifa Kayla, Bayu Tegar Saputra, M Faiz Fahriza, Nur Yufa, Ravel Jerico, dan Zahra Naqiyyah Primadi yang akan berangkat ke Asia Camp di Singapura pada 23-26 Juli 2019.

Sementara itu, Martin Demichelis, Allianz Explorer Camp Asia 2019 Ambassador yang juga legenda FC Bayern Muenchen, berharap para remaja tersebut dapat menjadi inspirasi teman-teman mereka.

"lni merupakan pertama kali saya datang ke Indonesia dan terlibat pada coaching clinic di seleksi Allianz Explorer Camp. Saya tidak menyangka para remaja ini bermain sangat bagus dan memiliki potensi yang luar biasa, mereka juga antusias mengikuti kompetisi ini. Saya berharap para remaja ini dapat menjadi inspirasi teman-teman mereka di luar sana untuk terus berusaha meraih mimpi mereka."

Editor : Tommy Satria Ismaya Cahya