• News

  • Bola

Dipaksa Tinggalkan Arsenal, Tak Diduga Begini Respon Ozil

 Mesut Ozil dipaksa tinggalkan Arsenal.
SportMetro
Mesut Ozil dipaksa tinggalkan Arsenal.

LONDON, NETRALNEWS.COM - Keinginan Arsenal untuk mendepak Mesut Ozil ternyata bertepuk sebelah tangan. Mantan kapten Arsenal itu malah menegaskan bahwa dirinya berniat meninggalkan klub, dan mengatakan ingin membela The Gunners sampai kontraknya habis pada 2021.



"Saya memiliki kontrak sampai musim panas 2021 dan saya akan bertahan sampai saat itu tiba," kata pemain 31 itu kepada The Athletic.

"Anda dapat melalui masa-masa sulit, seperti saat ini, namun itu bukan alasan untuk lari dan saya tidak akan melakukannya. Saya di sini setidaknya sampai 2021," tambahnya.



Keputusan Ozil ini bisa dimaklumi. Pasalnya, ia saat ini memiliki gaji tertinggi di Arsenal dan hampir pasti hanya sedikit klub yang sanggup menyamai gaji tersebut.

Di bawah kepemimpinan manajer baru Unai Emery, pemilik nomor punggung 10 itu jarang mendapat kesempatan bermain. Dari delapan pertandingan yang sudah dimainkan di Liga Inggris, ia hanya diberi kesempatan bermain pada satu pertandingan, saat The Gunners melawat ke markas Watford yang berkesudahan dengan skor imbang 2-2.

Bahkan sang manajer pernah mengatakan pemain yang dipilihnya untuk tampil membela Arsenal lebih layak bermain dibanding pemain Jerman tersebut.



Oezil mengakui bahwa manajer Arsenal sebelumnya, Arsene Wenger, merupakan faktor besar yang membuatnya yakin pindah ke London dari Real Madrid. Namun pensiunnya Wenger sama sekali tidak membuat rasa cinta Ozil berkurang kepada klub yang bermarkas di Emirates ini.



"Kapan pun orang-orang melihat saya di jalan, saya selalu berkata, "Inilah rumah saya." Saya tidak akan ke mana-mana," pungkasnya.

Reporter : Dimas Elfarisi
Editor : Sulha Handayani