• News

  • Bola

Gandeng Madrid, Ambisi Tiongkok Jadi “Superpower”

Akademi sepakbola Guangzhou
Akademi sepakbola Guangzhou

GUANGZHOU, NETRALNEWS.COM – Salah satu bukti Tiongkok benar-benar berambisi menjadi kekuatan superpower dalam persepakbolaan dunia. Klub elite penghuni Liga Super China, Guangzhou Evergrande bekerja sama dengan Real Madrid Foundation untuk mendidik dan melatih para pemain muda Tiongkok.

Tak tanggung-tanggung, akademi sepakbola Guangzhou Evergrande—diklaim memiliki lapangan latihan dan fasilitas sepakbola terbesar di dunia—mendatangkan 24 pelatih Los Blancos guna memberikan pelatihan yang sama persis seperti yang dilakukan Akademi Madrid yang menelurkan pemain bintang semacam Raul Gonzalez, Iker Casillas, dan Juan Mata.

Menurut salah satu pelatih asal Spanyol yang didatangkan ke Guangzhou, Javier Moreiras, tersendatnya perkembangan sepakbola di Negeri Panda tersebut disebabkan tidak adanya kultur “sepakbola jalanan”.

“Mereka (Tiongkok) membutuhkan apa yang disebut publik Spanyol sebagai “sepakbola jalanan”. Di Tiongkok, tidak ada anak-anak yang bermain bola di jalanan seperti halnya yang dilakukan anak sebayanya di Spanyol, Prancis, Italia, dan Inggris,: ujar Moreiras.

Karena itulah, Moreiras mewanti-wanti bahwasanya Tiongkok bakal membutuhkan dua generasi atau 20 tahun bagi tim nasional mereka guna menjadi kekuatan sepakbola utama di dunia.

“Mereka harus memulainya dari anak-anak. Mungkin, dalam 15 atau 20 tahun ke depan, mereka mempunyai peluang untuk melaju ke putaran final Piala Dunia. Sementara, guna merebut gelar juara dunia, tentu perlu langkah besar berikutnya,” tegas Moreiras.

Sementara itu, anak-anak yang masuk dalam akademi Guangzhou mengaku bercita-cita menjadi pemain sepakbola yang hebat dan dapat bermain bersama dua klub elite Spanyol: Madrid dan Barcelona.

“Saya berharap satu saat nanti, saya bisa masuk timnas dan bermain bersama klub Spanyol seperti Barcelona dan Real Madrid,” terang He Xingjie, salah satu pemain terbaik yang dimiliki akademi Guangzhou.

Seperti diketahui, pada Januari lalu, Tiongkok menggebrak persepakbolaan Eropa dengan menorehkan rekor fee transfer di Liga Super China. Yaitu, saat Guangzhou mendatangkan striker Kolumbia Jackson Martinez dari Atletico Madrid dengan bujet sebesar £ 31,5 juta.

Sementara, tiga klub lainnya, Jiangsu Suning, Hebei China Fortune, dan Shanghai Shenhua mengeluarkan fee sebesar £ 43,25 juta untuk memboyong mantan gelandang Chelsea Ramires, eks penyerang Roma Gervinho dan gelandang Fredy Guarin.

Editor : ME Gunawan
Sumber : The Sun