• News

  • Bola

Panama Papers Seret Presiden FIFA

Presiden FIFA Gianni Infantino
Presiden FIFA Gianni Infantino

NYON, NETRALNEWS.COM – Kabar lanjutan terkait Panama Papers. Pada Rabu (6/4), Kepolisian Federal Swiss mendatangi Markas Besar UEFA untuk mencari dokumen terkait kesepakatan kontrak antara UEFA dan Teleamazonas. Dalam kesepakatan dimaksud tercantum tanda tangan Presiden UEFA saat itu, Gianni Infantino, yang kini menjabat sebagai Presiden FIFA.

“Seperti biasanya, UEFA menyerahkan seluruh dokumen yang diperlukan dan akan bekerja sama sepenuhnya dengan Polisi Federal,” demikian pernyataan resmi UEFA seperti yang dilansir di laman resmi badan otoritas sepakbola tertinggi di Benua Biru tersebut.

Dokumen kesepakatan antara UEFA yang diteken Infantino dan Teleamazonas tercantum dalam Panama Papers, dokumen rahasia yang dicuri dari firma hukum Mossack Fonseca di Panama.

Dalam kontrak tersebut, 2006, Infantino meneken hak siar televisi dengan dua pengusaha yang di kemudian hari dituding telah melakukan tindak pencucian uang. Infantino sendiri menegaskan dirinya tidak bersalah.

Menurut BBC, Cross Trading, yang dimiliki Hugo Jinkis dan putranya Mariano, membeli hak siar Liga Champions pada 2006 dan kemudian melegonya kepada Teleamazonas, stasiun televisi Ekuador, dengan harga jual hampir tiga kali lipat.

Sementara itu,UEFA sendiri membantah telah melakukan perjanjian bisnis dengan 14 orang yang masuk dalam daftar pencarian FBI terkait kasus korupsi dalam sepakbola.

UEFA menegaskan proses hak siar televisi diberikan kepada perusahaan dengan penawaran tertinggi dan dilakukan dengan proses tender yang kompetitif.

Editor : ME Gunawan
Sumber : BBC