• News

  • Bola

PSSI Tentukan Operator Kompetisi Akhir Januari

Wakil Ketua Umum PSSI bidang kompetisi Joko Driyono.
Wakil Ketua Umum PSSI bidang kompetisi Joko Driyono.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM – Kongres Tahunan PSSI 2017 telah selesai. Namun masih ada beberapa hal yang belum final diputuskan oleh PSSI pada kongres yang digelar di Hotel Aryaduta Kota Bandung, Minggu (8/1/2017) itu.

Salah satunya adalah mengenai siapa operator kompetisi Indonesia di musim 2017 nanti. Sebelum PSSI dibekukan, roda kompetisi selalu dijalankan oleh PT Liga Indonesia.

Namun munculnya PT Gelora Trisula Semesta (GTS) yang sukses menggelar kompetisi Indonesia Soccer Championship 2016 menimbulkan pertanyaan di benak publik siapa yang nantinya akan dipilih sebagai operator?

Wakil Ketua Umum PSSI bidang kompetisi yang juga menjabat sebagai CEO PT. GTS dan CEO PT. Liga Indonesia  Joko Driyono mengatakan bahwa penentuan operator kompetisi akan dibahas dalam level Komite Eksekutif (Exco). Diharapkan, di akhir bulan Januari ini Komite Eksekutif sudah membuat keputusan.

"Kami akan putuskan dengan cepat operator atau pengelola kompetisi dengan segera. Insya Allah, Januari ini sudah selesai," terang Joko.

Satu hal yang menyisakan pertanyaan besar adalah soal ungkapan dari Joko Driyono, selaku Direktur Utama GTS, mengenai pengelolaan dana denda dari ISC. Joko pernah menyatakan jika dana denda TSC akan digunakan sebagai modal awal untunk pembinaan kompetisi. 

Padahal karena PSSI tak punya saham di PT. GTS, seharusnya dana denda dari kompetisi ISC yang statusnya memang bukan resmi di bawah PSSI tak bisa digunakan untuk pembinaan kompetisi ISL 2017 nanti.

 

Reporter : Dimas Elfarisi
Editor : Widita Fembrian