• News

  • Cantik & Gaya

Rayakan Kemerdekaan RI, Mal Kelapa Gading Pamerkan Busana Nusantara

 Rayakan Kemerdekaan RI, Mal Kelapa Gading pamerkan busana Nusantara.
Netralnews/Sulha
Rayakan Kemerdekaan RI, Mal Kelapa Gading pamerkan busana Nusantara.

JAKARTA, NETRALNEWS,COM - Setelah membuka tahun 2019 dengan pergelaran kolosal yang dihadiri Presiden Joko Widodo berserta jajaran tamu kenegaraan, Swara Gembira kembali menggebrak industri hiburan Indonesia.

Dalam rangka merayajan kemerdekaan NKRI yang ke-74, Swara Gembira hadir dengan sebuah pergelaran kolosal dengan melibatkan puluhan pelaku seni lintas aliran yang berbeda dari sebelumnya.

Berkolaborasi dengan Lakon Indonesia pergelaran musik dan tari ke-8 Swara Gembira kali ini bertajuk Bidadari Bidadara. Pergelaran yang bertempat di Taman Air Mancur Sentral Senayan pada tanggal 23 Agustus 2019 dan diiringi oleh peragaan busana pada Jakarta Food & Fashion Festival di tanggal 10 Agustus 2019 ini menjadi karya perjuangan muda-mudi masa kini dalam mengembalikan kejayaan seni budaya Indonesia.

Bidadari Bidadara mengisahkan tentang Dewa dan Dewi yang turun ke muka Bumi, mempersembahkan keindahan ragam seni dan budaya pertiwi yang kelak diharapkan dapat menjadi inspirasi insan manusia dalam merevolusi seni budaya agar terus tetap lestari. Di dukung oleh Mitra alas kaki Brodo dan MKS, Mitra tata rias Sari Ayu, serta mitra produksi DSS Indonesia, pergelaran ini dibuka untuk umum tanpa biaya, dan Swara Gembira mengajak segenap muda mudi untuk hadir meramaikan perayaan monumental tersebut. Demi suasana yang lebih gempita, Swara Gembira juga mengajak bagi siapa saja yang ingin hadir untuk turut mengenakan busana bergaya Indonesia.

Akan ada 3 kejutan yang disajikan Swara Gembira sehingga membuat pergelaran ini berbeda dari pergelaran-pergelaran sebelumnya. Pertama, untuk pertama kalinya Swara Gembira meluncurkan beragam koleksi busana Indonesia yang sudah direvolusi hingga relevan seiring perkembangan zaman.

Koleksi busana banyak memadukan material modern serta melalui proses pengolahan dengan beragam teknik yang bisa memberikan unsur ke-Indonesiaan yang kuat seperti teknik batik cap dan cetak saring. Kedua, untuk pertama kalinya Swara Gembira merilis lagu yang dibawakan pada bagian pembuka dan penutup khusus untuk pergelaran ini. Lebih dari itu, untuk pertama kalinya sepanjang sejarah berdirinya, Taman Air Mancur Sentral Senayan akan disulap menjadi panggung pergelaran terbuka dan Swara Gembira akan banyak memanfaatkan topografi area taman yang terkenal dengan air mancurnya ini.

Editor : Sulha Handayani